PLN Imbau Warga Pasang Atribut HUT RI Minimal 3 Meter dari Jaringan Listrik

PLN Imbauan Pasang Atribu 3 Meter dari Jar Listrik
Imbauan keselamatan PLN kepada masyarakat untuk menjaga jarak minimal tiga meter saat memasang bendera, umbul-umbul, atau atribut kemerdekaan lainnya dari jaringan listrik / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Jayapura – Menyambut semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman minimal tiga meter saat memasang atribut kemerdekaan seperti bendera, umbul-umbul, serta atribut lainnya di dekat jaringan listrik.

Langkah ini sangat penting untuk mencegah potensi korsleting dan risiko bahaya bagi keselamatan, sekaligus memastikan pasokan listrik ke rumah pelanggan tetap andal selama perayaan berlangsung.

Di tengah antusiasme warga mengibarkan bendera Merah Putih dan menghias lingkungan, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, meminta masyarakat tetap mengutamakan keselamatan.

Ia menyoroti penggunaan tiang penyangga bendera dari besi atau bambu basah yang sangat rentan menghantarkan arus listrik apabila posisinya terlalu dekat dengan jaringan bertegangan tinggi.

“Momen kemerdekaan ke 81 ini tentu harus kita rayakan dengan penuh semangat dan sukacita. Namun, kami meminta kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan terkait posisi pemasangan atribut kemerdekaan. Pastikan selalu menjaga jarak aman dari kabel listrik agar perayaan ini membawa kebahagiaan, bukan justru menimbulkan potensi bahaya atau gangguan kelistrikan,” tegas Roberth.

PLN Imbauan pasang atribut HUT RI 3 M dr Jaringan Listrik
Petugas PLN mengingatkan pentingnya memperhatikan jarak aman saat memasang bendera dan atribut kemerdekaan di sekitar jaringan listrik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gesekan antara tiang bendera maupun umbul-umbul dengan jaringan listrik akibat tiupan angin kencang sangat berisiko memicu hubungan arus pendek atau percikan api.

Kondisi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur kelistrikan dan mengakibatkan pemadaman meluas di suatu kawasan.

“Insiden gangguan kelistrikan akibat pemasangan atribut yang tidak memperhatikan jarak aman pada tahun-tahun sebelumnya harus menjadi pelajaran. Kami meminta warga lebih berhati-hati dan saling mengingatkan agar nantinya semangat kemerdekaan tidak terganggu oleh pemadaman maupun risiko keselamatan. Meskipun petugas kami bersiaga penuh, kepedulian dan langkah pencegahan dari masyarakat tetap menjadi kunci utamanya,” tambah Roberth.

Sebagai langkah antisipasi, PLN mengimbau masyarakat untuk tidak memindahkan atau memperbaiki sendiri dekorasi yang terlanjur menyentuh jaringan listrik.

Jika melihat atribut yang berpotensi bahaya atau mengalami gangguan kelistrikan, warga diminta segera melapor agar ditangani secara aman oleh petugas berwenang.

Laporan dan pengaduan dapat diakses dengan mudah selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123.

RLS