Koreri.com Timika – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah Komisi IV, Ir. Aloisius Paerong, ST, MH, IPU, yang akrab disapa Louis, menyoroti masih adanya kesenjangan pelayanan kesehatan antara masyarakat yang tinggal di pusat Kota Timika dan warga yang berada di wilayah pesisir, pegunungan, distrik hingga kampung-kampung terpencil di Kabupaten Mimika.
Louis mengatakan, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari fasilitas kesehatan, tenaga medis, ketersediaan obat dan peralatan kesehatan hingga akses transportasi.
“Masih sering ditemukan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, obat dan peralatan serta akses transportasi belum merata. Wilayah pedalaman masih menghadapi keterbatasan pelayanan dasar,” ujar Louis, selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kondisi geografis Mimika menjadi salah satu tantangan yang harus diperhitungkan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan kesehatan.
Karena itu, ia mendorong agar anggaran kesehatan benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan dan tingkat kesulitan masing-masing wilayah.
Louis menilai, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan telah memiliki perhatian terhadap persoalan tersebut. Namun, dengan dukungan anggaran yang cukup besar, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi yang lebih nyata dan merata.
Ia menegaskan, masyarakat di wilayah terpencil memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus selalu datang ke Kota Timika.
“Untuk daerah pesisir dan pegunungan dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai serta tenaga medis yang kompeten agar penanganan kesehatan bisa cepat dan tepat,” katanya.
NUEL




















