Lewat Penyuluhan, Satgas TMMD 119-Distan Ambon Tingkatkan Semangat Poktan

IMG 20240307 WA0032

Koreri.com, Ambon – Satgas TMMD ke 119 dan Dinas Pertanian Kota Ambon meningkatkan semangat kelompok tani (Poktan) warga Bandari, melalui penyuluhan materi pertanian yang diselenggarakan di Dusun Bandari, Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (5/3/2024).

Kasubag UPTD Penyuluh Pertanian Hendri Horhoruw yang dibantu oleh Rasianto selaku koordinator penyuluhan Kecamatan Teluk Ambon dan M. Fachril Umakamea sebagai penyuluh pertanian wilayah Negeri Rumahtiga, secara bergantian memberikan penjelasan materi tentang pertanian kepada warga.

“Kegiatan TMMD hari ini di Dusun Bandari hanya ada satu kelompok tani padahal potensinya bisa dikembangkan,” ujar Hendry Horhoruw.

Maka dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kedepan bisa ada poktan lainnya yang baru.

Dengan begitu, penjangkauan dan pembinaan terhadap poktan ini bisa dilakukan.

“Karena ini juga merupakan salah satu amanat Undang-Undang yaitu bagaimana kita membina kelompok petani,” tandasnya.

Sementara itu, Rasianto selaku koordinator penyuluhan di wilayah Kecamatan Teluk Ambon menjelaskan bahwa dirinya lebih cenderung ke pemanfaatan lahan yang begitu luas mengingat besarnya sumber daya yang dimiliki baik SDM maupun sumber daya lahannya.

“Kalau Ambon ini adalah daerah-daerah sentra, terutama untuk sayuran hortikultura yaitu cabe, tomat dimana kebutuhannya itu sangat tinggi, sehingga kalau pemanfaatan potensi-potensi di sekitar wilayah kita terutama Negeri Rumahtiga dan wilayah Kecamatan Teluk Ambon dapat dimaksimalkan, maka Pemerintah tidak perlu mendatangkan sayur-sayuran dari luar daerah, sehingga bisa lebih memanfaatkan lokasi-lokasi yang ada,” bebernya.

Materi dilanjutkan oleh M. Fachril Umakamea selaku penyuluh pertanian Negeri Rumahtiga.

Ia menambahkan kenapa materi tentang tanaman cabe sangat penting dibawakan?
“Karena cabe di Kota Ambon mengalami infalsi,” jelasnya Fachril.

Karena itu faktor ini sangat penting sehingga petani harus digenjot agar terus mengembangkan budidaya tanaman cabe sehingga tidak mengalami inflasi di Kota Ambon.

Fachril menambahkan untuk di Kota Ambon sendiri ada dua kecamatan yang sentral dan sangat berpotensi dalam mengembangkan pertanian yakni di Kecamatan Baguala dan Kecamatan Teluk Ambon termasuk Dusun Bandari.

“Maka sangat disayangkan apabila kecamatan sentral ini tidak dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok petani dengan baik,” tandasnya.

Diakhir kegiatan, Ketua Poktan di Dusun Bandari, Wa Onya memberikan komentar positif.

“Penyuluhan ini sangat bagus dan membantu masyarakat yang bertani, untuk dapat lebih memahami cara menanam tomat, cabe serta pemanfaatan lahan di depan rumah masing-masing,” pungkasnya saat di temui media.

RLS