PHBI Mimika 2025-2028 Resmi Dilantik, Bupati Rettob Sampaikan Pesan Penting

PHBI Mimika 2025 2028 Dikukuhkan
Bupati Johannes Rettob didampingi Wabup Emanuel Kemong melantik PHBI Kabupaten Mimika periode 2025-2028 di halaman Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, SP 4 Timika, Papua Tengah, Selasa (3/6/2025) / Foto : Jefri

Koreri.com, Timika – Kepengurusan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika masa bakti 2025–2028 resmi dilantik di halaman Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, SP4,  Selasa (3/6/2025).

Bupati Johannes Rettob melantik H. Joko Prianto sebagai Ketua dan Taslim Renwair menjabat Sekretaris.  Turut hadir Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta tokoh-tokoh agama dan unsur Pemda. Pelantikan sesuai SK Bupati Nomor 172 Tahun 2025 tentang Penetapan Struktur Kepengurusan PHBI Mimika.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan sejumlah pesan penting kepada pengurus baru PHBI. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara profesional, penuh tanggung jawab, dan mengedepankan pelayanan umat.

“Jangan sampai ada komplain dari umat dan lainnya. Maka diharapkan kerja dengan baik,” tegasnya.

Bupati juga menyatakan bahwa pergantian kepengurusan adalah bagian dari dinamika organisasi dan  penyegaran struktur yang wajar  untuk membawa semangat baru dalam menjalankan program kerja.

Ia juga mengapresiasi peran penting organisasi keagamaan Islam dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Mimika. “Dengan semangat ‘Mimika adalah Rumah Kita’, mari kita wujudkan Mimika sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi,” ujarnya.

Bupati juga mendorong PHBI  terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan hari besar Islam, terutama dalam aspek teknis dan logistik seperti penentuan lokasi salat Idul Fitri yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi jamaah.

Ketua PHBI Mimika, Ustadz H. Joko Prianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah dan masyarakat.

“Kami siap menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh Ormas Islam serta jajaran pengurus sebelumnya untuk bersinergi,” ujar Joko Prianto.

EHO