2026, YPK Papua Luncurkan Kelas Bilingual: Dorong Pendidikan Bertaraf Internasional

YPK Tanah Papua Workshop di SMAK Diaspora3

Koreri.com, Jayapura – Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tanah Papua terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Cenderawasih.

Salah satu langkah strategis terbaru adalah pelaksanaan Workshop Penyusunan Modul Ajar Kelas Bilingual untuk SMA YPK Diaspora, yang digelar dalam suasana penuh semangat dan harapan besar.

Ketua YPK di Tanah Papua, Joni Y Betaubun mengatakan kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan Kristen di Tanah Papua dengan mengusung visi besar: “YPK Bangkit dan Bekerja Menuju Pendidikan Berkarakter dan Unggul di Tanah Papua”.

“Ini bukan sekadar kegiatan akademis, tapi panggilan iman untuk memperbaharui dan mengembangkan mutu pendidikan Kristen yang relevan dengan tantangan zaman,” ungkap Ketua BP YPK di Tanah Papua dalam sambutannya pada pembukaan workshop, Senin (6/10/2025).

Joni Betaubun menegaskan Program Kelas Bilingual di SMA YPK Diaspora merupakan langkah progresif yang tak hanya menekankan penguasaan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun karakter, daya saing, dan wawasan internasional siswa-siswi Papua.

YPK Tanah Papua Workshop di SMAK Diaspora“Dengan menjadikan sekolah ini sebagai pilot project, YPK berharap ke depan akan lahir lebih banyak sekolah unggulan Kristen di Tanah Papua yang siap bersaing di kancah nasional dan internasional — tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai Kristiani,” ujarnya.

Modul ajar yang disusun dalam workshop ini akan mengacu pada struktur dan silabus Cambridge Curriculum, yang dikenal berfokus pada pemikiran kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta komunikasi global.

“Kami ingin menghadirkan model pembelajaran berstandar global yang tetap berakar pada iman Kristen dan kearifan lokal Papua. Modul ini akan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Kristen juga bisa unggul dan modern,” ujarnya.

Lanjut JB Workshop penyusunan modul ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi ladang pelayanan bagi para guru, penyusun modul, dan pengembang kurikulum yang melibatkan. Mereka bekerja dengan semangat kolaboratif dan visi besar untuk menciptakan sistem pendidikan yang membumi sekaligus melangit.

YPK Tanah Papua Workshop di SMAK Diaspora2YPK Tanah Papua juga menegaskan bahwa penguasaan dua Bahasa yaitu Indonesia dan Inggris akan menjadi aset penting dalam menjawab tantangan global, tanpa harus melepaskan akar nilai-nilai kekristenan dan budaya Papua yang luhur.

Dengan kegiatan ini, YPK menegaskan perannya sebagai motor penggerak pendidikan Kristen yang visioner di Indonesia Timur. Diharapkan, modul ajar yang dihasilkan dapat menjadi standar baru bagi pembelajaran kontekstual, berkarakter, dan unggul di sekolah-sekolah YPK lainnya.

“Apa pun yang kita kerjakan hari ini adalah investasi rohani dan intelektual untuk masa depan anak-anak Papua,” tutup perwakilan BP YPK sambil mengutip Kolose 3:23: “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” tegasnya.

SAV