Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong genap berusia 26 tahun hari ini yang diperingati dalam sebuah upacara bendera di lapangan apel setempat, Sabtu (28/2/2026).
Wali Kota Septinus Lobat bertindak selaku pembina upacara.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam momentum bersejarah ini.
Dikatakan, pernyataan HUT kali ini merupakan wujud syukur atas perjalanan panjang Kota Sorong selama 26 tahun bertumbuh melalui berbagai tahapan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
“Kita berdiri hari ini di atas fondasi yang telah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu. Oleh karena itu, pada kesempatan ini Pemerintah Kota Sorong menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para pemimpin sebelumnya,” ucapnya.
Lanjut Septinus, melalui estafet kepemimpinan memasuki 26 tahun ini membentuk Kota Sorong hingga mengalami kemajuan signifikan khususnya pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan kanal banjir, drainase bandara dan Pelabuhan.

Septinus menegaskan dirinya bersama Wakil Wali Kota Anshar Karim pasca dilantik Presiden RI pada 20 Februari 2025 lalu telah memulai amanah ini dengan tekad menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Di usia ke 26 tahun ini, Kota Sorong memasuki babak baru kepemimpinan dengan visi mewujudkan wilayah yang maju, bersih, hijau, aman dan sejahtera.
Dalam menjalankan visi dan arah pembangunan daerah, duet Lobat – Karim menyelaraskan dengan Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto yang berorientasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan ekonomi kerakyatan dan kemandirian nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta percepatan pengetasan kemiskinan.
“Dan implementasinya di tingkat daerah kami wujudkan melalui berbagai langkah konkret yang telah dilaksanakan dalam satu tahun kepemimpinan kami antara lain penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional, percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan peningkatan pelayanan publik termasuk pembangunan ruang terbuka public, modernisasi Pasar Remu hingga kehadiran Mall Pelayanan Publik,” bebernya.
Selanjutnya, penataan danau dan drainase sebagai solusi banjir, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan gratis bagi TK, SD, SMP, SMA dan SMK serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Juga penataan kota yang berkelanjutan melalui penghijauan, penataan taman kota dan pengelolaan kebersihan lingkungan, program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat termasuk bantuan bagi korban bencana d,ukungan modal bagi UMKM serta penanganan kawasan kumuh khususnya bagi orang asli Papua.
“Seluruh program ini dapat berjalan berkat penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa serta kolaborasi antara Pemerintah dan masyarakat sehingga Kota Sorong terus tumbuh sebagai kota modern yang inklusif dan berkeadilan serta menjadi kebanggaan sebagai ibukota Provinsi Papua Barat Daya,” tegasnya.
Septinus menekankan pula jika selama 26 tahun perjalanan Kota Sorong adalah kisah pertumbuhan perjuangan dan harapan. Sehingga capaian pembangunan harus terus diarahkan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
“Maka di tahun 2026 ini dan seterusnya semangat pembangunan harus terus kita perkuat dan kita arahkan secara konsisten untuk mewujudkan Kota Sorong yang maju, bersih, hijau, aman dan Sejahtera,” tekannya.
Septinus menambahkan pula bahwa setiap langkah pembangunan harus berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Sebagai kepala pemerintahan daerah, kami berkomitmen menjaga kebersamaan, bekerja keras, berpikir cerdas dan konsisten dalam mencapai target Pembangunan. Dan seluruh ikhtiar ini kami arahkan untuk mewujudkan Generasi Papua Emas dan menyongsong Indonesia Emas 2045 agar anak-anak Sorong hari ini dan seterusnya bertumbuh menjadi generasi unggul berdaya saing dan berkarakter kuat,” pungkasnya.
ZAN
























