Koreri.com, Ambon — Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sekaligus Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Steven Izaac Risakotta, menilai kebijakan insentif kendaraan listrik sebagai langkah strategis dalam menghadapi tekanan ekonomi global dan kenaikan harga energi.
Menurutnya, ditengah dinamika global saat ini, Indonesia membutuhkan kebijakan yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat serta perekonomian nasional.
“Di tengah tekanan global dan naiknya harga energi, Indonesia harus punya langkah yang terarah. Insentif kendaraan listrik adalah langkah strategis,” ujar Steven dalam keterangannya, Selasa (6/5/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi karbon, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan, terutama dalam mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak (BBM).
“Langkah ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga untuk mengurangi beban subsidi energi dan memperkuat struktur ekonomi nasional,” katanya.
Steven menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada implementasi yang tepat sasaran. Ia mengingatkan agar manfaat insentif benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas serta mampu mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.
“Kuncinya ada pada implementasi yang tepat sasaran, agar industri tumbuh, tenaga kerja terlindungi, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar pemerintah terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik, mulai dari industri hulu hingga hilir, termasuk infrastruktur pendukung dan kesiapan sumber daya manusia.
Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik juga dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing di sektor industri energi bersih di tingkat global.
“Ini adalah peluang besar untuk membangun industri nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia pun berharap kebijakan tersebut dapat dijalankan secara konsisten dan terintegrasi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta transisi menuju energi bersih di Indonesia.
JFL


























