Koreri.com, Ternate – Komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas dan keselamatan infrastruktur nasional terus diperkuat.
Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo memimpin rapat koordinasi strategis pada Kamis (11/6/2026) guna memastikan percepatan penanganan Jembatan Akelamo dan Jembatan Ake Oba yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat di Maluku Utara.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) lapangan yang dilakukan BPJN Maluku Utara terhadap kondisi kedua jembatan.
Dalam arahannya, Abdul Hamid Payapo menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi harus segera diterjemahkan ke dalam langkah-langkah teknis yang terukur agar penanganan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Akelamo dan Jembatan Ake Oba memiliki nilai strategis karena menjadi bagian penting dari jaringan jalan nasional yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Rapat ini dilakukan untuk memastikan seluruh hasil monitoring dan evaluasi lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Saya meminta seluruh jajaran, baik Kasatker maupun PPK, untuk memperkuat koordinasi sehingga setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” tegas Abdul Hamid Payapo.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi lapangan menunjukkan perlunya sejumlah langkah teknis yang harus segera dilaksanakan guna menjamin keamanan dan keandalan struktur jembatan.
Karena itu, BPJN Maluku Utara bergerak cepat menyusun strategi penanganan yang komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, BPJN Maluku Utara menargetkan seluruh proses penanganan dan pekerjaan yang diperlukan pada kedua jembatan tersebut dapat diselesaikan paling lambat pada Agustus 2026.
Target tersebut sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, penanganan ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperlancar arus distribusi barang serta jasa di Maluku Utara.
Dengan langkah percepatan yang tengah dilakukan, pemerintah optimistis keberadaan Jembatan Akelamo dan Jembatan Ake Oba akan terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
RLS
























