Koreri.com, Tobelo – Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, memimpin rapat penanganan Jembatan Ake Mawea pada ruas jalan nasional Podiwang–Tobelo, Kamis (11/6/2026).
Rapat tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga kondisi dan keandalan struktur jembatan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Payapo menegaskan bahwa pemeliharaan dan penanganan jembatan harus dilakukan secara terencana agar kondisi konstruksi tetap aman dan berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.
Adapun tahapan penanganan yang akan dilakukan diawali dengan pembersihan rangka jembatan melalui penyemprotan, guna menghilangkan kotoran yang menempel sekaligus mengidentifikasi potensi korosi yang dapat memengaruhi kekuatan struktur jembatan.
Selanjutnya, BPJN Maluku Utara akan melakukan pengecatan pada rangka jembatan dan bentang lantai jembatan sebagai bentuk perlindungan terhadap korosi yang dapat mengurangi usia layanan konstruksi.
Selain itu, akan dilakukan penambahan volume pekerjaan pengecatan pada struktur rangka jembatan, sehingga perlindungan terhadap seluruh elemen konstruksi dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan optimal.
Abdul Hamid Payapo menyampaikan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJN Maluku Utara dalam menjaga kualitas infrastruktur nasional agar tetap andal, aman, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pemeliharaan rutin sangat penting untuk memastikan jembatan tetap dalam kondisi baik dan dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui penanganan ini, BPJN Maluku Utara berharap kondisi Jembatan Ake Mawea dapat terus terjaga sehingga mampu mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Halmahera Utara.
JFL
























