Koreri.com, Ambon – Sebanyak 290 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi dilantik oleh Wali Kota Bodewin Wattimena, Jumat (11/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menata birokrasi berdasarkan kompetensi, kapasitas, kinerja, dan kebutuhan organisasi.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Ambon.
“Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Jumat, 11 September 2026, saya, Wali Kota Ambon, dengan resmi melantik saudara-saudari dalam jabatan Administrator dan Pengawas yang namanya baru saja dibacakan,” ungkapnya.
Pelantikan tersebut berdasarkan sejumlah keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI terkait rekomendasi pengangkatan dan rotasi pejabat administrator dan pengawas di Kota Ambon.
Selain itu, pengangkatan juga mengacu pada Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 661 dan Nomor 662 Tahun 2026 tertanggal 31 Agustus 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan PNS dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkot Ambon.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin menegaskan bahwa proses penempatan pejabat dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan ketentuan yang berlaku.
“Beta, Ibu Wakil Wali Kota dan Sekda telah berupaya semaksimal mungkin untuk menempatkan diri sebagai pengguna ASN supaya objektif, seobjektif mungkin, dalam mengangkat dan menempatkan para pejabat pada jabatan administrasi, jabatan pengawas, bahkan jabatan fungsional sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurut Wattimena, penataan birokrasi merupakan salah satu bagian dari 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya dalam membangun birokrasi yang memiliki kapasitas andal serta bebas dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dijelaskan, penerapan prinsip tersebut harus diwujudkan melalui penempatan ASN pada posisi yang sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Ia juga menekankan pentingnya peran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengusulkan pejabat karena mereka dinilai paling mengetahui kapasitas dan kemampuan ASN di lingkungan masing-masing.

Wattimena menyebut pendekatan tersebut merupakan bagian dari penerapan Merit System dalam manajemen ASN.
“Kalau kita bicara soal pendekatan merit system, upaya untuk bagaimana kita memanfaatkan semua sumber daya yang berkualitas, dengan pertimbangan objektif menempatkannya pada jabatan yang tepat,” katanya.
Wattimena bahkan meminta pejabat yang baru dilantik tidak mempertanyakan proses pengusulan kepada dirinya, Wakil Wali Kota maupun Sekretaris Kota Ambon.
“Jangan tanya beta, Ibu Wakil Wali Kota dan Sekda. Tanya pimpinan OPD yang mengusulkan saudara,” tegasnya.
Wattimena berharap setiap pimpinan OPD benar-benar bertanggung jawab terhadap usulan yang diajukan, sehingga pejabat yang dilantik mampu menjadi bagian dari mesin penggerak pemerintahan.
Harapan kita adalah usulan dari pimpinan OPD itu objektif dan selektif. Supaya mesin penggerak yang dibina, yaitu para pejabat dan birokrasi ini, bisa bergerak bersama untuk membangun Kota Ambon,” ungkapnya.
Wattimena menegaskan, dengan telah terisinya jabatan administrator dan pengawas, tidak boleh lagi ada alasan dari OPD bahwa pelayanan pemerintahan belum maksimal karena kekurangan personel maupun jabatan yang belum terisi.
“Semua sudah terisi. Masing-masing dinas bertanggung jawab,” tegasnya.
Kepada 290 pejabat yang baru dilantik, Wali Kota berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
“Saya percaya bahwa saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, serta sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan,” pesannya.
Wali Kota mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya berharap, melalui pelantikan ini, Saudara-Saudari dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bodewin berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mendapat kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan memberkati kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
JFL

























