Warga di Wamena Tewas Dianiaya OTK, Ini Kronologisnya

Ilustrasi Pembunuhan
Foto Ilustrasi

Koreri.com, Jayapura – Seorang warga Wamena dilaporkan tewas dianiaya orang tak dikenal (OTK).

Kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia OTK, Rabu (31/3/2021),sekitar pukul 19.30 WIT di Sinakma Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Adapun kronologi kejadiannya sebagaimana rilis yang diterima media ini, bermula sekitar pukul 19.30 WIT korban berinial IP bersama anaknya JLP sedang berjualan di dalam kios miliknya sambil menerima telpon.

Kemudian, dua orang laki-laki yang tak dikenal dalam keadaan dipengaruhi minuman keras datang dan meminta uang.

Korban lalu memberikan uang sejumlah Rp3.000,- kepada salah satu pelaku. Tak puas, pelaku kembali meminta uang kepada korban.

Saat itu, korban menyuruh anaknya mengambil sebuah tongkat untuk mengusir kedua laki-laki yang tidak dikenalnya itu

Tiba-tiba, salah satu pelaku masuk ke dalam melalui celah-celah pintu kios dan langsung mengejar IP sembari mengayunkan parang ke arah korban dan langsung melakukan penikaman ke arah punggung korban.

Korban bersama anaknnya berusaha melarikan diri ke arah pintu belakang guna meminta bantuan.

Sesampainya dibelakang rumah korban bersama anaknya langsung diamankan oleh saksi RP yang merupakan tetangga korban.

Setelah itu, saksi langsung berusaha mengejar kedua pelaku, namun kedua pelaku berhasil melarikan diri melalui celah-celah pintu kios tempat awal kejadian.

Selanjutnya korban bersama anaknya langsung dievakuasi ke RSUD Wamena guna mendapat pertolongan medis lebih lanjut.

Mendapati laporan tersebut, personel yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jayawijaya IPTU Mattinetta, S.Sos.,M.M langsung mendatangi TKP dan mengecek korban ke rumah sakit.

Identitas para pelaku sementara masih dalam penyelidikan, sementara barang bukti yang diamankan sehelai baju milik korban dan sehelai celana milik korban.

Langkah-langkah kepolisian yaitu menerima laporan, mendatangi TKP dan olah TKP, mengecek kondisi korban di RSUD Wamena, meminta keterangan saksi, melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Sat Reskrim Polres Jayawijaya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan korban telah dinyatakan meninggal dunia akibat luka dibagian punggung terkena senjata tajam.

Saat ini jajaran Kepolisian Resor Jayawijaya sedang memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang sudah disampaikan oleh saksi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memberantas minuman keras di Kabupaten Jayawijaya karena semua tindak kejahatan berawal dari minuman keras,” tegasnya.

VDM