Koreri.com, Burmeso – Wakil Bupati Mamberamo Raya Yakobus Britay, SIP, MKP dalam pernyataanya mengecam rencana pembagian SK CPNS di Jayapura.
Bahkan ia pun sangat tidak setuju SK CPNS Formasi 2018 dibagi di Jayapura tetapi harus dilakukan di Burmeso, ibu kota Kabupaten Mamberamo Raya.
“Alasan bagi SK CPNS di Jayapura itu apa ? Kabupaten dimana, kita bagi SK dimana? Harusnya bagi SK CPNS di Mamberamo,” kecamnya, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (29/7/2021) malam.
Wabup juga menyoroti rencana pembagian SK CPNS Mambra yang dilakukan dua tahap.
“Kenapa bertahap lag? Ada yang SK-nya belum selesai? Kalau memang belum rampung semua SK CPNS-nya, BKD harus pending dulu,” tegasnya.
Untuk itu, Wabup mendesak Bupati Dorinus Dasinapa dapat mengambil kebijakan supaya SK dibagi sekali saja, dan dilakukan di Mamberamo Raya bukan di Jayapura.
Agar tidak menimbulkan persoalan bagi pelamar CPNS yang nantinya berdampak pada stabilitas keamanan daerah.
“Saya berharap Bupati dan Kepala BKD mempertimbangkan ini dengan baik, agar tidak menimbulkan persoalan di daerah. Karena mereka pelamar sudah cukup lama menunggu nasib mereka, sehingga sebaiknya rampung semua dulu SK CPNS baru di bagi,” tegasnya.
Puluhan massa yang tergabung dalam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Fomasi 2018 melakukan aksi pembakaran sebuah minibus milik Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Mamberamo Raya di Burmeso.
Aksi itu dipicu beredarnya undangan yang ditandatangani Bupati Dorinus Dasinapa terkait pemberitahuan untuk pembagian SK di lingkup Pemkab Mambra.
Pasalnya, dalam surat itu menyebutkan waktu akan digelarnya pembagian SK CPNS pada salah satu hotel di Kota Jayapura, Jumat (30/7/2021).
Akibatnya, respon keras dari para CPNS yang berdomisili di Burmeso langsung ditunjukkan, dengan mendatangi Rumah Dinas Asisten II dan III Setda Kabupaten Mamberamo Raya dan melakukan protes keras atas rencana pembagian tersebut.
Tak sampai disitu, mereka pun melakukan aksi anarkis menggunakan alat tajam, hingga berujung pembakaran sebuah minibus milik Pemda setempat.
NAP






























