Demi 2 Jiwa, Satgas TNI Bantu Persalinan Warga di Hutan Papua

Satgas TNI Persalinan di hutan

Koreri.com, Sota – Hari yang menegangkan bagi prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW khususnya mereka yang bertugas di Pos Yakyu.

Betapa tidak menegangkan, ketika itu prajurit TNI yang tergabung dalam Kolakopsrem 174/ATW  Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG. Yonif 123/Rajawali harus berhadapan dengan situasi darurat untuk menyelamatkan dua nyawa sekaligus di Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (4/12/2021).

Saat prajurit TNI Yonif 123/Rajawali sedang berada di Pos, sekitar pukul 23.30 Wit tiba-tiba didatangi oleh seorang warga setempat yang melaporkan ada seorang ibu hamil tua sedang membutuhkan bantuan medis di bawah rimbunan pohon pisang pinggiran hutan.

“Salah satu pos kami yang berada di Pos Yakyu dengan sigap merespons informasi itu dan bergerak menuju lokasi,” kata Dansatgas Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas P. Silaban.

Setiba di lokasi, ternyata ibu hamil bernama Novita dalam kondisi mengkhawatirkan.

Bayi yang dikandungnya sudah waktunya untuk lahir. Sementara situasi di lokasi tidak memungkinkan.

“Mama Novita tak henti menjerit histeris karena alami kontraksi hebat. Jadi saat itu, Ibu Novita sedang menemani sang suami untuk berburu di hutan. Dan di tengah jalan harus diambil tindakan persalinan darurat,” ujar Letkol Goklas.

Dalam kondisi itu, dijelaskan Dansatgas, akhirnya prajurit TNI langsung melaksanakan tindakan medis darurat untuk menyelamatkan nyawa Novita dan bayinya.

“Dengan peralatan medis seadanya dan penerangan hanya menggunakan lampu senter, prajurit kesehatan Yonif 123/Rajawali yang sebelumnya sudah berkonsultasi kepada Dokter Satgas  Lettu Ckm dr. Bintang Karlien Ass.Eng membantu proses persalinan. Dan persalinan darurat itu berhasil dengan baik. Bayi lahir dan nyawa mama Novita berhasil diselamatkan,” tambahnya.

Menurut Danpos TNI Yakyu, Letda Darwin Simanulang, saat itu memang tak mungkin membawa mama Novita ke tempat persalinan yang layak.

Sebab Mama Novita sudah kontraksi dan pendarahan hebat sehingga harus dilakukan penanganan dengan segera dan akhirnya mama Novita harus melakukan persalinan darurat di perkebunan pisang.

“Bayi perempuan yang dilahirkan Novita merupakan anak ketujuh dengan suaminya bernama Daniel. Keluarga ini sangat berterima kasih atas pertolongan darurat yang telah diberikan prajurit Satgas Pamtas Yonif 123/RW Rajawali,” pungkas Letda Darwin Simanulang.

VER