Koreri.com, Saumlaki – Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon melantik ratusan pejabat struktural di lingkup Pemerintahan setempat.
Termasuk didalamnya, 11 orang Pejabat Tinggi Pratama (PTP).
Proses pelantikan para pejabat itu berlangsung di aula kantor Bupati sementara yang beralamat di jalan Kewarbotan Saumlaki, Rabu (5/2/2020).
Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Piterson Rangkoratat, tokoh agama, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Tanimbar.
Adapun kesebelas posisi PTP yang dilantik adalah sebagai berikut,
Mesak Rahandekut menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Rosias R. M. Kabalmay (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Alowisius Batkormbawa (Kepala Badan Pendapatan Daerah), dr. Edwin Tomasoa (Kepala Dinas Kesehatan), Damianus Lamere (Kepala DPM- PTSP) dan Paulus Arnold Sabono (Sekretaris DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar).
Deutero A.T. Sabono – Asisten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan, dr. Juliana Ch. Ratuanak (Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Masyarakat), Jems Ronald Watumlawar (Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan), Messala Hutabarat (Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan SDM), serta mantan Kasat Pol PP Cornelis Belay yang dilantik sebagai Asisten Bidang Pemerintahan Setda Tanimbar.
Selain mengisi jabatan definitif, Bupati Fatlolon juga mengeluarkan surat perintah tugas yakni menunjuk tiga pejabat masing-masing Brampi Moriolkossu, SH selain tugasnya sebagai Sekretaris, ditunjuk pula sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Selanjutnya, Junus F. Batlayeri ,SH, Sekretaris, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Johanis Fenanlampir, SE selain jabatan Sekretaris ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kepulauan Tanimbar.
Dalam sambutannya, Bupati mengakui pelantikan dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang lowong karena banyak ASN yang pensiun dan ada peningkatan status beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Selain itu juga, dimaksudkan untuk penyegaran karena secara khusus ada peningkatan kinerja dari setiap pejabat struktural dan secara umum oleh masing-masing SKPD. Demikian pula ada Dinas, Badan terkait yang mengalami peningkatan status. Maka dilakukan rolling jabatan. Ini juga merupakan penyegaran guna peningkatan kinerja,” terangnya.
Bupati berpesan agar pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan semangat kerja.
Turut dilakukan perombakan, sebanyak 41 pejabat administrator dan 59 pejabat pengawas.
SML






























