Resmi Dilantik, Pengprov PASI Papua Diminta Bangkitkan Atletik Menuju PON XXI 2024

IMG 20230223 WA0022
Foto bersama seusai pelantikan Pengurus PASI Provinsi Papua di Kota Jayapura, Rabu (22/2/2023) / Foto : EHO

Koreri.com, Jayapura – Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) Papua yang diawali dengan lomba lari 10 kilometer di Cafe V’tekya Holtekamp, Kota Jayapura, Papua, Rabu (22/2/2023).

Pengukuhan dan pelantikan Pengprov PASI Papua berdasarkan Surat Keputusan (SK) PB PASI Nomor: 020/SK/PB PASI/9/2022 tentang Pengukuhan Personalia PASI Provinsi Papua periode 2022-2026 yang dinahkodai Yermias Bisay.

Ketua Bidang Organisasi dan Provinsi PB PASI Zacky Anwar Makarim, mengatakan Pengrov PASI Papua yang baru dilantik agar dapat melakukan Kejurda setiap tahun untuk mencari bibit atlet atletik sejak usai dini menuju PON XXI Aceh – Sumut 2024.

“Saya minta PASI Papua agar lakukan Kejurda setiap tahun karena banyak Provinsi tidak lakukan ini. Kompetisi usia 18 tahun dan usia 20 tahun,” pintanya saat sambutan pelantikan Pengprov PASI Papua di Kota Jayapura.

“Kemudian aktifkan semua Kabupaten dan Kota, adakan kompetisi berbiaya murah antar sekolah untuk dilakukan pembinaan bagi para juara sejak dini,” sambungnya.

Untuk menjadi juara, kata Makarim, harus benahi teknis pelatihan bagi para atlit atletik.

“Jadi, tingkatkan SDM pelatih dimana kepelatihan menjadi pokok bukan lagi sarana tanpa pelatih yang handal. Mustahil akan lahirkan atlit berprestasi,” ujarnya.

Makarim juga minta Pengprov PASI Papua membangun kerjasama dengan Uncen Jayapura untuk kembalikan kejayaan Papua di cabang atletik.

“Tadi dalam kepengurusan PASI ada dapat dukungan dari Uncen Jayapura untuk membuka cabang kepelatihan, tolong kerjasama yang baik karena ini luar biasa,” dorongnya.

Ketua KONI Papua, DR. Kenius Kogoya, mengatakan atletik merupakan salah satu cabor yang bergengsi dan menjadi primadona bagi orang Papua.

“Jadi, waktu pelepasan kontingen Papua PON XX, Gubernur Lukas Enembe katakan ada dua cabor yang menjadi primadona untuk Papua yaitu atletik dan sepak bola karena dua cabor ini selalu mengangkat harkat dan martabat orang Papua yang mengharumkan nama daerah juga bangsa Indonesia di dunia internasional,” ungkapnya.

Kenius mengaku KONI Papua kecewa dengan hasil cabang olahraga atletik di PON XX dimana tidak ada nomor unggulan yang mencapai target.

Sekarang, kata Kenius, dengan dilantik pengurus PASI Papua yang baru diharapkan bisa bangkit kembali seperti di era-era sebelumnya.

“Kami harapkan dengan kepengurusan yang baru bisa melakukan pembinaan kepelatihan secara khusus untuk pelatih PASI Papua,” harapnya.

EHO