Koreri.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Intelkam Polda Papua, bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (18/2/2020) pagi.
Kapolda dalam sambutanya mengatakan bahwa sertijab di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dengan tujuan untuk menjamin dinamika manajemen organisasi.
“Sekaligus dalam rangka promosi bagi Pejabat yang bersangkutan guna meniti karir di lingkungan Polri,” jelasnya.
Kapolda mengharapkan, diperoleh kemantapan, pengalaman jabatan yang beragam, dan selanjutnya mampu menyongsong tantangan tugas di masa mendatang yang mana tren perkembangan situasi kamtibmas semakin meningkat.
“Saya atas nama pimpinan Polda Papua beserta seluruh Staf dan Bhayangkari mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggl-tingginya kepada pejabat lama Kombes Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH, M.SI. yang selanjutnya melaksanakan tugas promosi jabatan sebagai Irwasda Polda Papua. Semoga diberikan kelancaran dan kemudahan dalam meniti karier kedepan serta mengemban amanah yang telah diberikan oleh pimpinan,” ucapnya.
Juga ucapan terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan loyalitas dalam melaksanakan tugas sebagai Direktur Intelkam yang telah sukses mendukung pengamanan Pilpres dan Pemilukada serentak 2019 serta hiruk pikuk penanganan unjuk rasa anarkis kemarin.
Kapolda Papua juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru, Kombes Pol. Alfred Papare, SIK atas kepercayaan pimpinan Polri dalam menduduki jabatan baru sebagai Direktur Intelkam Polda Papua.
“Selamat atas amanat baru yang di berikan, dimana tugas fungsi intelijen bukan hal yang baru lagi bagi saudara ditambah dengan bekal pendidikan yang baru diperoleh sehingga sebagai pimpinan tertinggi fungsi intelijen di Polda haruslah update dan tidak out of date terhadap semua aspek-aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara,” tandasnya.
Oleh karena itu, diharapkan kepada pejabat baru agar segera bergerak cepat melakukan anev di lingkungan fungsi Intelijen.
“Buat action plan untuk menghadapi berbagai agenda nasional di Papua dan kalender Kamtibmas yang akan kita hadapi dalam waktu dekat ini,” sambung Kapolda.
Ditambahkan pula, bahwa tahapan Pemilukada serentak sudah dimulai, terpantau diberbagai media cetak, elektronik dan online beberapa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di 11 wilayah Kabupaten di Provinsi Papua telah mendeklarasikan diri untuk maju dalam ajang itu.
Karena itu, fungsi lntelljen harus segera bergerak sebagai ujung tombak, menjadi mata dan telinga pimpinan serta diharapkan untuk bisa menyerap informasi sekecil apapun yang ada di masyarakat berkaitan dengan Kamtibmas demi terciptanya keamanan yang kondusif.
“Terhadap berbagai potensi ancaman gangguan penyelenggaraan Pemilukada serentak dan PON XX tahun 2020, diharapkan fungsi mapping kerawanan di dearah agar dipertajam, sebagai dasar penentuan pola pengamanan yang tepat mengingat secara historis dalam pelaksanaan Pemilukada-pemilukada sebelumnya, sering muncul berbagai potensi kerawanan,” pungkasnya.
Turut hadir, Wakapolda Brigjen. Pol. Yakobus Marjuki, Pejabat Utama, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua beserta pengurus, para Pamen, Pama dan ASN Polda Papua.
VDM






















