Koreri.com, Jayapura – Aksi pemalangan yang dilakukan warga Jalan Amphibi Kelurahan Hamadi, pasca meninggalnya Justinus Silas Dimara (25) yang diduga akibat semprotan mobil water Canon, akhirnya dibuka.
Hal itu dilakukan setelah Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH, SIK, M.Pd melakukan negosiasi dengan pihak warga termasuk keluarga korban, Selasa (26/5/2020)
Aksi pemalangan yang dilakukan warga sejak pukul 06.00 WIT, akhirnya berhasil di buka tiga jam kemudian tepat pukul 09.00 WIT setelah ada komunikasi antara pihak kedua belah pihak.
Namun saat ini akses jalur Hamadi – Entrop melalui jalan Amphibi saat ini masih dialihkan sementara guna proses pemakaman korban yang direncanakan berlangsung siang ini.
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas ketika di konfirmasi menyampaikan pemalangan yang dilakukan warga merupakan aksi kekecewaan pasca kejadian itu, namun setelah melakukan negosiasi akhirnya ada kesepakatan untuk dibuka.
“Pemalangan hanya berjalan tiga jam setelah itu dibuka. Saat ini akses jalan kami tutup sementara dan alihkan demi kepentingan proses pemakaman,” ucapnya ketika diwawancarai di rumah duka.
AKBP Gustav pun menambahkan akses jalan Amphibi Kelurahan Hamadi akan normal kembali setelah proses pemakaman korban sudah dilakukan.
“Ini akan berjalan normal, sudah tidak ada palang lagi, yang saat ini dilakukan yakni pengalihan arus sementara,” tukasnya.
VER































