Sinode KINGMI Imbau Umat Tak Terprovokasi Isu Buchtar Cs

Pdt. Yones Wenda Sekretaris Kingmi web

Koreri.com, Jayapura – Sekretaris Sinode Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) di Tanah Papua, Pdt. Yones Wenda, mengimbau kepada umat Tuhan untuk tidak terprovokasi mengikuti ajakan demo tuntut bebaskan 7 terdakwa pelaku kriminal rusuh Kota Jayapura di Kalimantan Timur.

Menurutnya, ajakan demo dari oknum – oknum tak bertanggung jawab ini resikonya sangat besar yaitu akan berhadapan dengan virus Covid-19 dan juga hukum.

“Serahkanlah semua masalah kita kepada Tuhan agar kita hidup sesuai dengan keinginan Tuhan,” kata Pendeta Yones Wenda di Jayapura, belum lama ini.

Ia kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa, masalah yang terjadi di Amerika Serikat itu merupakan urusan dari Negara Amerika.

“Kita di Papua tidak boleh ikut campur dengan masalah disana karena ujung-ujungnya akan menimbulkan kerugian bagi kita sendiri karena kita ada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yones.

Terkait 7 tahanan kasus kriminal di Papua 2019 lalu, Pdt. Yones Wenda meminta mereka harus siap menjalani hukuman yang diberikan oleh hakim, karena sudah pasti hukuman yang diberikan sesuai dengan perbuatan yang diperbuat.

“Kita masyarakat tidak boleh ikut campur dengan kasus itu. Percayakan kepada pemerintah karena apa yang mereka perbuat hukumannya akan sesuai dengan itu,” jelasnya.

Yones mengajak seluruh umatnya berkebun dan menanam demi memenuhi kebutuhan pokok di masa pendemi Covid -19 dan tidak lagi sibuk dengan demo atau hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI-POLRI yang telah membantu masyarakat menyalurkan bantuan Sosial kepada masyarakat,” pungkasnya.

VER