Gubernur Papua Lantik Empat Pasangan Bupati dan Wabup Terpilih

WhatsApp Image 2021 03 03 at 13.32.27
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH atas nama Menteri Dalam Negeri Melantik Empat Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2020 di Gedung Negara, DOk V atas, Kota Jayapura, Rabu (3/3/2021). Foto: Dian Mustikawati

Koreri.com, Jayapura – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, atas nama Menteri Dalam Negeri resmi melantik empat pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpiih hasil Pilkada serentak tahun 2020 di Hall Lukmen Gedung Negara, Dok V atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Rabu (3/3/2021).

Empat pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik dan mengambil sumpah jabatan masing–masing, Romanus Mbaraka-H, Riduwan (Merauke), Piter Gsbager-Waghir Kosasih(Keerom), Elisa Kambu-Thomas Eppe Safanpo(Asmat) dan Spei Yan Birdana-Piter Kalakmabin (Pegunungan Bintang).

Sementara pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Waropen, Yeremias Bisay dan Lamek Maniagasi yang dijadwalkan ikut pelantikan bersamaan empat pasangan Bupati dan Wakil akhirnya ditunda.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH, mengatakan para Bupati dan Wakil Bupati setelah dilantik segera kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan tugas dan merangkul masyarakat.

“Bapak-bapak harus menjadi terang bagi masyarakat dan segera menyusun RPJMD agar visi misi yang sudah menjadi agenda bisa terealisasi, jangan cuma hanya wacana saja,” kata Gubernur dalam sambutan yang disampaikan Wagub Papua, Klemen Tinal.

Dikatakan, rakyat sudah mempercayakan para bupati untuk memimpin daerah, jadi jangan sekali-kali melupakan atau mengabaikan mereka.

“Gunakanlah anggaran yang ada untuk membangun daerah. Apalagi dana Otsus sebesar 80 persen sudah diberikan kepada kabupaten/kota,” ujarnya.

Gubernur juga meminta para bupati dan wakil bupati untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua sebagai wakil dari pemerintah pusat.

“Jangan kalian setelah dilantik langsung bikin gerakan tambahan dengan apa-apa langsung ke Jakarta, sebab itu tidak akan terjadi. Silakan koordinasi dengan kami di pemerintah provinsi,” katanya.

“Silakan pulang dan bangun kalian punya daerah dan masyarakat sebaik-baiknya. Saya yakin kalian mampu jika itu dilakukan secara bersama-sama,” kata Klemen.

Pelantikan saat masa pandemi Covid-19 ini dilakukan secara hybrid dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

OZIE

Exit mobile version