Koreri.com, Jayapura – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua periode 2021 – 2026 resmi dijabat Ronald Antonio Bonay.
Bonay terpilih setelah menyisihkan calon lainnya yaitu George Waromi, Radia Alberto Wanggai dan Markus Yantheo.
Ia kemudian dilantik bersama pengurus berdasarkan SK Dewan Pengurus Kadin Indonesia Nomor Skep/050/DP/5/2021 tentang pengesahan dan pengukuhan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kadin Provinsi Papua masa bakti 2021 – 2026.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Erwin Aksa langsung memimpin prosesi pelantikan bertempat di Swissbel Hotel, Jumat ( 21/5/2021) malam.
Erwin dalam sambutannya mengaku optimis dengan kepemimpinan Ronald Antonio Bonay dan jajaran pengurus yang baru dilantik akan mampu membangun ekonomi Provinsi Papua.
“Papua berlimpah sumber daya alam, pertanian dan kekayaan yang masih perlu dieksplorasi dan dioptimalkan,” tandasnya.
Bonay pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih dan bertekad menuntaskan kepengurusan di 10 kabupaten.
“Kita akan selesaikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri Papua resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) yang berlangsung di Kota Jayapura, Jumat (21/5/2021) untuk memilih Ketua Umum yang baru bersama pengurus definitifnya.
“Dalam Musprov ini ada 4 kandidat calon Ketum kadin yang maju bertarung untuk di pilih menjadi Ketua Umum Kadin Papua,” terang Carateker Ketua Umum Kadin Papua, Ali Said dalam keterangan persnya.
Dijelaskan, empat calon Ketua Umum Kadin Papua akan diverifikasi sesuai dengan persyaratan di Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga dan PO yang akan dibacakan dalam stering commite di persidangan.
Menurut Ali, empat calon kandidat ketua umum kadin Papua semua anak – anak Papua dan Kadin Pusat tidak pilah pilih.
Masing-masing, Ronald Antonio Bonay, Radia Alberto Wanggai, George Waromi dan Markus Yantheo.
OZIE
























