Koreri.com, Ambon – Pasca hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon dengan intensitas tinggi, pada Minggu (4/7/2021) lalu mengakibatkan satu rumah warga mengalami longsor yang cukup parah.
Dari informasi yang dihimpun media ini di lokasi terjadinya bencana longsor, rumah korban Jufri Ode warga Kebun Cengkeh RT 05/RW 06 Desa Hative Kecil Kecamatan Sirimau Kota Ambon di laporkan ambruk.
Atas kejadian itu, Legislator Maluku langsung angkat bicara menyikapi persoalan ini.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Fauzan Alkatiri saat di temui awak media di lokasi kejadian, Selasa (6/7/2021), langsung menyoroti kinerja Pemerintah dalam menyikapi hal ini.
“Harus ada perhatian dari Pemerintah daerah untuk melihat situasi dan bencana yang sudah sering terjadi jika musim penghujan tiba,” sorotnya.
Menurut Alkatiri, bencana ini tidak akan terjadi apabila ada perhatian serius dari Pemerintah dalam mengatasi persoalan yang sudah berulang kali terjadi ini.
Khususnya, terhadap penataan kawasan dan daerah pembangunan rawan bencana yang ditata secara baik.
“Maka dari itu, sudah harus menjadi perhatian serius Pemerintah dan dapat segera ditindaklanjuti,” desaknya.
Lanjut Alkatiri, salah satu masukan yang telah disampaikan kepada mitra baik itu Dinas PUPR dan Pemukiman serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah terkait langkah antisipasi.
“Jadi, dalam menghadapi cuaca yang terjadi sekarang ini mestinya Pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor. Dengan begitu, potensi korban ketika terjadinya bencana dapat ditekan,” tegasnya.
Alkatiri pada kesempatan itu menyampaikan turut prihatin dan beduka atas peristiwa yang terjadi saat ini.
“Frame kita harus sama bahwa keselamatan warga itu adalah hal yang paling utama. Percuna kita berbicara tentang kepedulian terhadap masyarakat tetapi hal hal sepele seperti ini masih diabaikan,” cetusnya.
Alkatiri berharap dengan adanya perhatian serius dari Pemerintah, maka perisitiwa yang sama tidak perlu terjadi lagi.
“Mudah-mudahan peristiwa seperti ini menjadi perhatian kita bersama sehingga kejadian seperti ini tidak perlu terulang kembali apabila Pemerintah mau melihat kondisi di daerah rawan bencana sebelum bencana tersebut terjadi,” pungkasnya.
JFL































