Taka hanya jalan, BPJN maluku juga mengerjakan pekerjaan jembatan.
Salah satunya jembatan Wai Akai Cs terdiri dari lima buah jembatan dengan anggaran 43 Miliar.
Sedangkan untuk jembatan Agumela Cs, yang juga terdiri dari lima buah jembatan dengan anggaran 36 Miliar.
“Mengenai kontrak pekerjaan ini semua melalui tender dan sudah terlaksana. Sementara yang kita laksanakan dalam proses tender itu cuma jalan Bula Marsiwang Airnanang I saja,” akuinya.
Kendati demikian, Berthy tak membantah jika pihaknya menhadapi kendala cuaca.
“Kendala kita disana itu terkait kondisi cuaca yang menjadi masalah buat kita mulai dari Oktober 2020 sampai sekarang ini yaitu hujan. Dan itu membuat kita kesulitan untuk mempercepat pekerjaan ini,” akuinya.
Belum lagi kendala lainnya yaitu masyarakat yang tidak punya kesadaran dan yang belum maksimal.
“Juga ada yang komplain mengenai izin lahan, tapi menurut saya ini cuma dari masyarakat segelintir orang saja,” cetusnya.
Untuk itu, lanjut Berthy, BPJN Maluku mengharapkan Pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Desa serta masyarakat yang ada di sana agar bisa mendukung dalam pekerjaan ini.
“Karena mulai dari Indonesia merdeka ke 76 tahun ini, masyarakat di sana belum nikmati akses jalan aspal. Masyarakat di sana nantinya bisa nikmati akses jalan maupun jembatan yang sementara dalam proses pekerjaan,” pungkasnya.
JFL































