Menurutnya, kepengurusan kelompok Bank Sampah yang terbentuk akan memaksimalkan proses penanganan sampah dari setiap rumah warga di Pulau Mansinam mulai dari pemilahan sampah, pengumpulan sampah, dan pengolahan sampah sehingga memberikan manfaat salah satunya yaitu sampah yang dikumpulkan dapat dijual ke Bank Sampah Unit Kegiatan Masiswa (UKM) Pramuka UNIPA dan Bank Sampah Induk Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manokwari serta Koperasi Produsen Pengelola Sampah Manokwari.
Sementara itu, Yohanes Ada’ Lebang, dalam penjelasannya menekankan bahwa Bank Sampah UKM Pramuka UNIPA dan BSI DLHP Manokwari serta Koperasi Produsen Pengelola Sampah Manokwari siap bekerja sama membeli produk sampah yang dikumpulkan dari kelompok Bank Sampah di Pulau Mansinam maupun warga masyarakat yang melakukan pemilahan sampah menurut jenisnya.
Dengan adanya kelompok Bank Sampah di Pulau Mansinam, lanjutnya, diharapkan target pilah sampah dari sumber di Pulau Mansinam dapat menjadi motivasi untuk masyarakat pulau Mansinam dan masyarakat Manokwari untuk berpartisipasi pada Hari Gerakan Nasional Pilah Sampah dari rumah tanggal, 18 September 2021.
KENN































