“Kita berhenti. Saya turun dari motor, oknum anggota minta foto dihapus. Sudah saya beritahu kalau saya wartawan, dia tetap meminta foto di ponsel saya di hapus. Dia mengatakan harus ijin dulu sebelum foto. Hanya empat foto yg berhasil saya ambil. Dia tetap minta untuk dihapus jadi saya hapus,” ujarnya.
Ironisnya, Joan sudah memberitahu bahwa mereka wartawan tetapi oknum polisi tersebut tak menghiraukan.
Wartawan lain, Arman dari www.papuakini.net mengaku hal yang sama. “Waktu itu saya liput juga ada oknum anggota yang tegur,” sambungnya.
Menyikapi ini, Ketua PWI Papua Barat, Bustam menyayangkan sikap oknum anggota tersebut.
























