PON XX: Cabor Gulat Mulai Dipertandingkan di Klaster Kabupaten Merauke

WhatsApp Image 2021 10 09 at 11.27.22
Pertandingan Perdana Cabor Gulat di GOR Hiad say, Klaster Merauke, Sabtu (9/10/2021) / Foto: Humas Polda Papua

Koreri.com, Merauke – Cabang olahraga gulat pada PON XX Papua mulai dipertandingkan di kluster Kabupaten Merauke yang berlangsung di GOR Hiad say Merauke, Sabtu (9/10/2021).

Turut hadir, Wakil Bupati Merauke, H. Ridwan, Danlantamal XI, Kolonel (Mar) Edy Prakoso, Pamwasrah Kolonel TNI Ifan Bahtiar, Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Hamim Tohari, Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, Dandim1707/Merauke Letkol Czi Muh. Roiz Edy Susilo, Wakil Ketua I DPRD Merauke Hj. Almaratus Sholikah dan Pengurus PGSI.

Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya, dilanjutkan mengheningkan cipta dan menyanyikan Mars Patriot Olahraga serta mars PGSI, laporan ketua panitia dan penjelasan Technical Delegate Yahya Majid tentang perbedaan gulat gaya bebas dan gregor.

Pengurus Besar PGSI, Gusti Randa, mengatakan bahwa sukses pelaksanaan cabor gulat dan suksesnya pelaksanaan PON merupakan kerjasama semua pihak, dan mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik.

“Seharusnya setelah PON ini kita akan melaksanakan Sea Games namun karena ada kendala di tuan rumah yaitu Vietnam, maka digagalkan, namun kita harus tetap mempunyai semangat untuk terus maju,” kata Gusti Randa dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Merauke, H. Ridwan, mengatakan kegiatan perhelatan PON XX terkhusus pertandingan cabor Gulat ini akan berjalan dengan lancar.

“Dalam pertandingan gulat yang dilaksanakan ini agar berlangsung dengan jujur adil dan junjung tinggi sportifitas, Kalah menang itu biasa tapi junjung tinggi persaudaraan kami dari ujung barat sampai ujung timur indonesia dan selalu jaga protokol kesehatan,” kata Wabup Merauke.

Kapolres Merauke saat mengambil apel pengamanan di venue gulat, mengatakan bahwa pengamanan agar dilaksanakan dengan iklas dan penuh rasa tanggung jawab.

“Personil harus laksanakan pengamana dengan humanis dan professional,” kata AKBP. Untung Sangaji.

VER