Kisah Martinus Cs Masuk P2TIM TB Hingga Keliling Indonesia

IMG 20211222 WA0003
Alumni P2TIM Martinus Cs Saat Bekerja di luar Papua.(Foto : Istimewa)

Koreri.com,Bintuni– Kisah Martinus Monse salah satu alumni Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) angkatan ke-2, dengan berbekal keahlian yang diperoleh dari sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni dan PETROTEKNO, saat ini dirinya sedang berkeliling  Indonesia untuk bekerja di proyek-proyek konstruksi nasional.

Dari ujung Timur Indonesia di Bintuni hingga ke ujung Barat Indonesia Banda Aceh, bersama dengan teman-teman alumni P2TIM-TB seperti Mullis Nabi, Fery Anton serta Mus, mereka mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan di P2TIM-TB di dunia kerja nyata di Indonesia.

Awalnya, Martinus mengenal P2TIM-TB secara tidak sengaja ketika melihat poster yang terpampang di Hotel Steenkool, salah satu hotel di Bintuni tempatnya bekerja sebelum masuk pendidikan di P2TIM-TB.

Poster itu berisikan pengumuman bagi anak-anak Kabupaten Teluk Bintuni yang berminat masuk pendidikan dan pelatihan di P2TIM TB.
Setelah membaca isi pengumuman yang ada di poster yang terpampang di dinding Hotel Steenkool, akhirnya dia secara “iseng-iseng” memasukkan berkas lamaran ke P2TIM TB.  Tanpa disangka, ternyata Martinus diterima, dari P2TIM TB lah awal perjalanan saya bisa bekerja berkeliling Indonesia ini dimulai”, ungkap Martinus kepada media ini.

Martinus juga menceriterakan pengalamannya bekerja di beberapa daerah di Indonesia seperti dirinya yang sudah pernah pergi ke Manado untuk pemasangan grader tol di kota Bitung.  Kemudian kembali lagi ke Jakarta untuk pemasangan girder di Pantai Indah Kapuk 2.

Perusahaan tempatnya bekerja, Superkrane, mengikutkan dirinya ke dalam pelatihan K3 Bekerja di Ketinggian, sebelum dirinya masuk bekerja ke PLTU Semarang, Jawa Tengah. Setelah bekerja di Semarang, Martinus pun kembali lagi ke Jakarta untuk memasang steel box di Bekasi. Dan saat ini dirinya berada di Banda Aceh.

“Saya berpesan buat adik-adik di Bintuni yang saat ini menempuh pendidikan di P2TIM TB, terlebih dahulu saya sampaikan selamat datang bergabung dengan P2TIM TB.  Ingat adik-adik, fokuslah dalam belajar dan ikuti semua peraturan yang ada di P2TIM TB, karena semua peraturan tersebut akan ada di dunia kerja nyata. Terutama disiplin itu hal yang paling utama kita lakukan ketika nanti bekerja di ketinggian,” jelas Martinus melalui siaran persnya yang diterima media ini, Rabu (22/12/2021).

Bersama Martinus, alumni P2TIM TB yang saat ini bekerja juga diikuti rekan-rekan se alumni yaitu Mulis Nabi, Fery Anton serta Mus, ketika mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di P2TIM TB ke dalam dunia kerja nyata.

Mereka semua adalah permata Bintuni yang membanggakan baik bagi keluarga ataupun Pemerintah Daerah.  Teruslah bersinar Permata Bintuni di Indonesia ataupun Dunia.

KENN