Koreri.com,Manokwari– Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB) menyoroti penemtapatan jabatan strategis di korps bhayangkara, Polda Papua Barat yang dinilai belum memberikan kesempatan kepada SDM Orang Asli Papua (OAP) untuk berkarier.
Wakil Ketua II DPR Papua Barat H. Saleh Siknun,S.E minta kepada Kapolda Papua Barat untuk memperhatikan persoalan ini, karena selama ini jabatan strategis seperti PJU, Kapolres, Kapolsek maupun jabatan lain di Polres.
“Kita bukan mencampuri karena itu kewenangan insttitusi kepolisian tetapi kedepan diharapkan Pak Kapolda harus memperhatikan para perwira OAP yang persyaratannya sudah memenuhi untuk menduduki jabatan strategis maka berikanlah kesempatan kepada mereka agar bisa membangun daerahnya di bidang kepolisian,” tegas Saleh Siknun melalui telpon celulernya kepada media ini, Kamis (10/2/2022).
Saleh mengatakan bahwa jangan hanya berbicara tentang keberhasilan pemprov maupun Polda Papua Barat untuk menerima ribuan bintara polri melalui afrimasi otsus tetapi juga saatnya memberdayakan OAP memimpin daerahnya sendiri.
Dia minta Kapolda dapat menginventarisir berapa jumlah anggota polri yang perwira sudah mendapat jabatan strategis dan belum supaya kedepan dapat diberikan sesuai aturan yang berlaku.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagog Sihombing,S.I.K.,M.Si hingga kini belum dapat dikonfirmasi.
KENN






























