Demo Tolak DOB di Kota Jayapura: 1 Anggota Luka, 1 Unit Mobil Polisi Dirusak Massa

WhatsApp Image 2022 03 08 at 21.11.18
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, saat melihat Barang Bukti Mobil Ops Polresta Yang Dirusak Massa Demo di Waena, Kota Jayapura, Selasa (8/3/2022) / Foto: Humas Polresta Jayapura Kota

Koreri.com, Jayapura – Satu Personil Polresta Jayapura Kota korban penganiayaan dan 1 unit mobil operasional polisi dirusak massa demo tolak DOB saat massa aksi membubarkan diri kearah Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Selasa (8/3/2022) siang.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, saat dikonfirmasi membenarkan insiden pengrusakan mobil dan penganiayaan terhadap personil polresta Jayapura Kota oleh massa aksi demo di perumnas III Waena.

Dijelaskan, anggota yang mengalami kejadian tersebut saat itu sedang bertugas mengantar logistik kepada personil yang melaksanakan pengamanan aksi demo namun bertemu dengan massa aksi yang sedang membubarkan diri dari arah Perumnas II menuju Perumnas III Waena.

“Jadi, massa aksi yang melihat mobil polisi kemudian melampiaskan emosinya dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil polisi yang ditemui di TKP tersebut dan kemudian mengejar anggota dengan melempar batu,” kata Kapolresta Kombes Pol. Gustav Urbinas.

Dari keenam personil yang mengalami kejadian tersebut satu diantaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit Dian Harapan Waena.

Pihaknya akan melakukan visum guna kepentingan penyelidikan agar dilakukan upaya penangkapan terhadap pelakunya.

“Ini hasil dari pada demokrasi yang dimaksud oleh massa aksi, akhirnya karena tidak dapat memegang komitmen menyampaikan aspirasi secara damai malah menimbulkan kerugian terhadap orang lain, apalagi dalam hal ini aparat yang menjadi korbannya, padahal kami sudah membuka ruang demokarasi dan tidak melukai massa aksi,” jelas Kapolresta.

Tindakan massa aksi ini sudah merugikan dengan tidak menghargai hak-hak orang lain, tidak memperhatikan kepentingan umum dengan hadirnya oknum-oknum provokatif hingga menyerang aparat.

“Ya, anggota yang menjadi korban kami lakukan pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan terkait pengrusakan mobil dan penganiayaan oleh massa aksi demo,” ujarnya.

Ditegaskan Kapolresta, untuk kejadian ini akan diusut siapapun pelakunya. Barang bukti di TKP terlihat dengan banyaknya batu kali dalam ukuran besar yang masih tertinggal didalam mobil yang dirusak.

“Kami akan lakukan pemanggilan terhadap koordinator lapangan penyelenggara aksi demo ini untuk bertanggungjawab dampak dari aksi mereka terhadap anggota dan properti kami yang dirusak,” tegas Kombes Gustav Urbinas.

VER