Koreri.com, Biak – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, didampingi Ibu Erni Teguh Muji selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Biak Numfor disambut hangat oleh para tetua adat Biak Numfor, di Pangkalan Udara Lanud Manuhua Biak, Rabu (9/3/2022).
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Aqsha Erlangga, mengatakan kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih ke Biak dalam rangka kunjungan kerja ke Makorem 173/PVB dan Satuan jajarannya yang berada di Biak.
“Saat berkunjung ke Biak, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Ibu disambutan secara adat Masorandak yang merupakan sambutan penghormatan adat kepada sebagai penghargaan kepada tamu yang ditokohkan,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih.
“Setelah itu Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan menuju Makorem 173/PVB,” sambungnya.
Setibanya di Makorem 173/PVB, Pangdam XVII/Cenderawasih menerima paparan dari Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengarahan kepada Prajurit dan PNS serta Ibu-ibu Persit, bertempat di Aula Graha Praja Vira Braja.
Kapendam XVII/Cenderawasih mengatakan dalam kegiatan pengarahan Pangdam, juga diikuti oleh Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro, Kasrem dan Para Kepala Seksi Korem 173/PVB serta Para Kabalakrem.

Sekaligus menekankan agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun karena berdampak negatif baik kepada Prajurit itu sendiri maupun Institisi TNI.
“Jadi, kehadiran seorang Prajurit harus menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan rakyat dimanapun bertugas, serta menggunakan Medsos secara bijak,” ujar Kolonel Inf Aqsha Erlangga.
Usai memberikan pengarahan, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih berkunjung ke Makodim 1708/BN sambil membagi Sembako dan alat tulis kepada Anak Yatim.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih selain kepada Prajurit, PNS dan Ibu-ibu Persit, juga kepada Anak Yatim,” pungkasnya.
PDC-17




























