Koreri.com, Wamena – Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip, SH, MH menghadiri pertemuan dalam rangka Peningkatan SDM di Bidang Ketahanan Pangan wilayah Pegunungan Tengah, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (20/7/2022).
Pertemuan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan tercapainya peningkatan SDM yang mumpuni dan mensinergikan seluruh program lintas sektor terkait pangan untuk memaksimalkan pencapaian target yang telah ditetapkan guna mewujudkan swasembada Pangan Nasional.
Adapun yang hadir dalam rapat tersebut, Kasdiv 1 kostrad, Dandim 1702/JWY, Danyonif 756/WMS, Kadis Perindakop Jayawijaya, Kadis Pertanian Jayawijaya, Kadis ketahanan Pangan Jayawijaya serta Ketua Petani Kopi Kp. Yagara.
Kadiv 1 Kostrad Brigjen TNI J.B Parluhutan Sianipar dalam sambutannya mengatakan pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi bangsa Indonesia mengingat pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama.
“Dalam rangka peningkatan SDM menyangkut Ketahanan Pangan yaitu bagaimana agar kita bisa menarik Generasi Muda untuk mulai bercocok tanam dengan baik sehingga Kab. Jayawijaya memiliki hasil bumi yang unggul untuk meningkatkan kesejahteraan dalam sektor pertanian,” ujarnya.
“Kami Angkatan Darat akan mendukung penuh kegiatan yang menyangkut Ketahanan Pangan terutama dibidang Pertanian,” sambungnya.
Kemudian Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip menambahkan bahwa tanah ini merupakan surga, sangat subur dan jauh dari polusi.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama bekerja membangun ketahanan pangan yang optimal. Hal itu mengingat Kabupaten Jayawijaya memiliki potensi yang baik dalam hal pertanian, jika dilihat dari segi tekstur tanah yang subur serta banyak tanaman yang dapat di kembangkan di daerah ini.
“Saya akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait agar para petani tidak terbeban dalam hal akomodasi pengiriman hasil panen, sehingga para petani memiliki hasil yang maksimal didalam hasil panen dan Semangat untuk bercocok tanam akan semakin besar karena memiliki penghasilan yang baik,” pungkasnya.
Kadis Pertanian menambahkan selain di sektor pertanian, yang menonjol juga di bidang peternakan adalah Wam/Babi.
“Sementara di bidang perkebunan adalah Jeruk, Nanas, Kopi dan Padi, hasil-hasil ini banyak terserap di pasar lokal Jayawijaya. Program kami kedepan harus maksimal agar dapat membuahkan hasil yang memuaskan,” pungkasnya.
PDC-17
























