Koreri.com, Keerom – Masyarakat adat elseng dukung Bupati Keerom, Piter Gusbager, membangun kantor Bupati di kampung Bompay, Distrik Waris sesuai amanat UU.
Pernyataan sikap disampaikan para tokoh adat saat konferensi Pers di kawasan Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (7/9/ 2022).
Para tokoh adat yang hadir antara lain, Kevin Suow (Kepala Kampung Bompay, suku Walsa), Soleman Mapo (Elseng), Raymon Maay (Sekretaris DAK), Gaspar Maay (Ketua LMA Waris), Yohanis Tawa (Walsa-Fermanggen), juga para tokoh adat Elseng diantaranya Jhon Yewis, Yan Mapo, Thomas Yewis, Yopi Nop.
Kepala Suku Bompay, Steven Suow, mengemukakan atas nama 8 kampung di Waris, bahwa secara adat telah disepakati bahwa mereka mendukung penuh pembangunan kantor Bupati Keerom di Waris.
“Kami menyatakan dukung penuh pembangunan kantor Bupati di Waris,’’ ujarnya.
Ia mengakui bahwa beberapa saat sebelumnya memang ada surat yang beredar di medsos tentang penolakan program tersebut dari suku Elseng. Hal itu menurutnya adalah karena masalah miss-komunikasi, dan masalah tersebut telah diselesaikan antar pihak adat sendiri.
“Itu (suratnya, red) bukan masalah, itu hanya miss komunikasi dan sudah kami selesaikan, surat yang ada hari ini akan kami cabut sehingga pembangunan kantor bupati di distrik waris tetap berjalan, bahkan kami minta bisa segera dilaksanakan, kami minta mobilisasi alat berat untuk bekerja segera dilakukan, masyarakat dukung, kami minta Pemerintah secepatnya segera saja dibangun,’’ tegasnya.
Senada dengan itu juga disampaikan Soleman Tafor mewakili tiga marga menyatakan dukung penuh pembangunan kantor bupati keerom di Waris.
“Soal surat itu masalah miss-komunikasi secara kekeluargaan akan kami selesaikan itu semua pihak adat dan kalangan kita dukung bupati untuk pembangunan Keerom,” tegasnya.
Sekretaris DAK, Raymon Maay, menegaskan bahwa dari pertemuan yang dilakukan dan difasilitasi DAK Keerom, bahwa memang ada miss komunikasi dan telah disepakati, sehingga surat yang sebelumnya beredar di medsos akan segera dicabut.
Pada pertemuan ini Suku Walsa dan Elseng sudah ada kesepatakan, situasinya juga mencair. Kedua suku sepakat untuk dukung pembangunan Kantor Bupati Keerom di Waris.
“Pada rapat tadi ada perwakilan Walsa yang mewakili 8 kampung serta 5 marga dari Suku Elseng, kedua pihak bersama seluruh masyarakat adat di Keerom sepakat dukung pembangunan kantor Bupati Keerom di waris,” pungkasnya.
MIN
























