as
as

Polda Papua Selidiki Beredarnya Foto Pria WNA Mirip Pilot Susi Air Kibarkan BK

IMG 20230212 WA0001
Polda Papua sementara menyelidiki foto seorang pria WNA mirip Pilot Susi Air kibarkan bendera BK dan kini beredar luas di media sosial / Foto : Humas Polda Papua

Koreri.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua sedang menyelidiki beredarnya foto seorang pria yang diduga WNA sedang mengibarkan bendera bintang kejora (BK) di sebuah wilayah Pegunungan Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa benar saat ini banyak beredar di platform media sosial foto seorang pria yang dikelilingi warga sedang memegang bendera BK.

as

Ia menyampaikan bahwa foto tersebut viral setelah KKB bakar pesawat Susi Air di Kabupaten Nduga menyebabkan hilangnya seorang pilot yang juga merupakan WNA dan sampai saat ini masih dalam pencarian aparat gabungan TNI – Polri.

“Foto yang beredar tersebut kemudian dikaitkan dengan kasus yang sedang naik mengenai seorang pilot Susi Air yang beberapa waktu lalu sempat mengalami kejadian di Kabupaten Nduga dan saat ini belum diketahui keberadaanya,” kata Benny dalam keterangannya, Sabtu (11/2/2023).

Ia menyampaikan bahwa foto tersebut diketahui dikutip dari sebuah video yang telah lama diupload oleh salah satu akun bernama @media_papua_of_melanesian di sebuah platform Instagram dengan memakai caption “welcome to papua”.

“Dapat kami pastikan bahwa foto tersebut bukanlah pilot Susi Air yang hingga kini masih dalam pencarian aparat gabungan. Foto tersebut diambil dari sebuah video yang diupload pada bulan Februari tahun 2022 yang berarti itu merupakan video lama sebelum kejadian di Kabupaten Nduga,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya juga akan menyelidiki mengenai video itu tentang apa keterlibatan Pria Asing tersebut dan apa maksud dari pengibaran bendera bintang kejora di dalam video.

“Satu hal yang dapat kami ketahui dalam video yang beredar itu juga memperlihatkan bahwa Pria yang sedang mengibarkan Bendera Bintang Kejora tampak tidak terganggu dikelilingi masyarakat yang memegang senjata laras Panjang dan tampak asik mengobrol bersama,” kata Kabid Humas.

Saat ini, kata Kombes Benny, pihaknya masih menelusuri video tersebut untuk mengetahui apa maksud akun @media_papua_of_melanesian mengunggah videor berdurasi 43 detik itu.

VER

as