Fokus  

Bersama Forkopimda Kota Ambon Tinjau Pasar Mardika, Kapolda Maluku Tegaskan Ini

IMG 20230217 WA0012

Koreri.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Ambon melakukan peninjauan ke pasar Mardika, Jumat (17/2/2023).

Peninjauan dimaksud dalam rangka melihat aktivitas para pedagang, angkutan umum pada terminal A1 dan A2 serta proses pembangunan pasar yang sementara dalam tahap pengerjaan.

Kapolda didamping petinggi Polda Maluku, Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Kapolresta Ambon Kombes (Pol) Raja Arthur Simamora serta Ketua DPRD setempat Elly Toisutta.

Kapolda dalam pernyataannya menjelaskan kunjungan pihaknya untuk melihat persoalan secara mikro dan yang menjadi salah satu konsen di pasar Mardika untuk membantu Pemerintah baik Pemprov Maluku maupun Pemkot Ambon.

“Salah satunya di pasar Mardika yang secara luar biasa disinilah tempat berkumpulnya semua masyarakat, semua aktivitas kehidupan serta perekonomian.

Sehingga kita dari kepolisian konsen untuk membantu Pemkot dan Pemprov untuk terciptanya suasana yang aman dan nyaman di disini,” terangnya kepada awak media, Jumat (17/2/2023).

Lanjut Kapolda, pasar Mardika ini telah menjadi pusat peredaran perekonomian khususnya di Kota Ambon dan dampaknya hingga ke seluruh Maluku.

“Maka kemarin itu, terkait dengan keluhan masyarakat dimana salah satunya soal kabtimnas sehingga kita melakukan langka-langka untuk penindakan khususnya, terhadap masalah-masalah kriminalitas baik itu copet dan jambret,” lanjutnya.

Diakui Kapolda, dalam satu minggu ini sudah ada beberapa orang yang ditangkap termasuk juga pihak-pihak yang ada kaitannya dengan aktivitas kriminal tadi.

“Makanya, tidak boleh ada lagi penjambret di tempat masyarakat mencari hidupnya. Jangan ada lagi copet di daerah kita sendiri, dan kita punya konsen untuk membantu pak Wali Kota serta pak Gubernur untuk melakukan penataan,” tegasnya.

Kapolda juga mengakui, progres pembangunan pasar yang sementara dikerjakan oleh pemerintah cukup baik.

“Karena itu, dalam waktu dekat kita akan mendirikan pos pengamanan terpadu TNI/Polri, Babinsa dan Babinkabtimnas untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan masyarakat disini,” janjinya.

Disinggung soal apakah pos yang dibangun itu secara permanen, Kapolda menyebutnya masih sementara.

“ Yah.. sementara sambil kita melihat personalnya dan sementara ini masih dilakukan penataan. Yang jelas pos terpadu dulu. Karena itu tanggung jawab kita bersama bukan hanya tanggung jawab kepolisian,” tanggapnya.

Kapolda berharap semua diatur dengan pola yang baik.

“Jangan sampai ada hal yang kita tidak inginkan, dan tidak ada yang merasa jagoan. Preman itu tidak ada, ini tempat masyarakat kecil mencari makan,” pungkasnya.

JFL