Diduga Cemarkan Nama Baik, Ratusan Warga Saireri Polisikan Ketua FOPERA PBD

IMG 20230427 WA0049
Ketua DAP Wilayah III Doberay Versi Paul Finsen Mayor didampingi kuasa hukum dan masyarakat suku saireri menggelar Konfrensi pers di ruangan SPKT Polresta Sorong Kota, Kamis (27/4/2023).(Foto : KENN)

Koreri.com, Sorong – Ketua Dewan Adat (DAP) Wilayah III Domberay versi Mananwir Paul Finsen Mayor, S.IP bersama suku besar Saireri Papua Barat Daya didampingi kuasa hukumnya dan Kepala-Kepala Suku dari Byak, Nabire, Yapen Waropen, Mamberamo Raya, Teluk Wondama serta ratusan warga Saireri mempolisikan ketua forum pengawal perjuangan rakyat (FOPERA) Provinsi Papua Barat Daya Amos Yanto Ijie.

Langkah hukum yang dilakukan masyarakat suku Saireri bersama ketua DAP Wilayah III Doberay versi Mananwir Paul Finsen Mayor terhadap Amos Yanto Ijie karena diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap pelapor.

Untuk melakukan laporan polisi, ratusan masyarakat suku Saireri bersama tim kuasa hukum dan Paul Finsen Mayor mendatangi Mapolresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis (27/4/2023)

“Kami hari ini melaporkan Amus Yanto Idjie dengan 7 tindak pidana dan sudah dibuat laporan polisinya bahkan saya juga sudah diambil keterangan oleh pihak Reskrim,” ungkap Mananwir Paul Finsen Mayor saat memberikan keterangan pers kepada awak media di ruangan SPKT Polresta Sorong Kota.

Lanjut Paul Mayor menjelaskan, laporan polisi ini dibuat karena ada beberapa kata-kata dari Ketua FOPERA yang diduga sudah melecehkan, menjatuhkan harkat dan martabat serta harga diri dari Ketua DAP Wilayah III Domberay dan Suku Besar Saereri di Papua Barat Daya.

Ketika disinggung apakah akan menggunakan Polisi Adat Byak Mangganggang untuk ikut mencari, dengan tegas Mananwir mengatakan, “itu sudah pasti namun kita berikan kepercayaan dulu kepada Kaporesta dan jajarannya untuk bekerja tapi apabila Yanto Idjie belum juga diketemukan maka Polisi Adat akan mencari secara Adat,” ujarnya.

KENN