Darwin Tobing Resmi Pimpin Kabupaten Puncak

IMG 20231009 WA0019

Koreri.com, Nabire – Penjabat Gubernur Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM resmi melantik Ir. Darwin Haratua Lumban Tobing, MM menjadi Penjabat Bupati Puncak di aula Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Nabire (9/10/2023).

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Mentri Dalam Negri No 131.91-5955 Tahun 2018 dan No 131.91-5956 Tahun 2018 tentang pengangkatan Bupati Puncak dan Wakil Bupati Puncak.

Bahwa terhitung sejak tanggal 24 September 2023 merupakan akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Puncak periode 2018-2023.

“Kepada Willem Wandik dan Pelinus Balinal selaku Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023, atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan terima kasih banyak atas jasa-jasa yang baik dan pengabdiannya memimpin masyarakat Puncak selama 5 tahun,” ungkap Ribka Haluk.

Ia berpesan kepada Penjabat Bupati Puncak, silahkan melanjutkan program kerja Bupati terdahulu yang sudah baik dan laksanakan program prioritas nasional.

Kepada Penjabat Bupati Puncak segera membangun sinergitas dan konsolidasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh stakeholder dalam menjaga stabilitas keamanan di kabupaten puncak.

“Pastikan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Puncak, pastikan seluruh ASN berada di tempat penugasan. Jadi setelah pelantikan ini, saya perintahkan untuk tidak ada lagi kantor perwakilan di kabupaten lain dan saya tidak mau dengar itu lagi, seluruh ASN harus kembali ke Kabupaten Puncak untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat Ir. Darwin Haratua Lumban Tobing, MM mengatakan untuk Kabupaten Puncak memang perlu langkah-langkah strategis untuk bagaimana mencapai tujuan pembangunan kedepan.

“Saya akan segra kembali ke Kabupaten Puncak untuk melakukan koordinasi ke seluruh stekolder, mulai dari Forkompinda, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan gereja, tetapi juga kepada seluruh perangkat OPD yang ada. Dimana target kami yang utama adalah bagaimana menciptakan rasa aman di Kabupaten Puncak,” tandasnya.

Darwin menerangkan imbas dari adanya gangguan keamanan di Puncak, mengakibatkan hampir seluruh perangkat daerah melakukan tugasnya dari luar daerah, termasuk anggota DPRD.

“Untuk itu saya tegaskan, agar seluruh ASN untuk kembali ke Kabupaten Puncak. Dan ini akan menjadi program prioritas saya dalam waktu dekat, sambil kita berproses dalam agenda pemerintahan yang lainnya,” tegasnya.

Darwin juga berkomitmen untuk menuntaskan program stuting, kemiskinan ekstrem, inflasi, dan juga pengangguran yang merupakan agenda pemerintah pusat hingga ke daerah. Ia mengungkapkan untuk mencapai hasil yang maksimal tentu ini bukan hal yang mudah, bahkan seorang bupati 1 periode pun bisa saja mendapat hambatan yang besar.

“Nah terkhusus di Kabupaten Puncak, yang utama menjadi hambatan adalah masalah keamanan. Maka kedepan dalam 100 hari kerja, yang utama dilakukan adalah menciptakan rasa aman,” lugasnya.

Darwin menabahkan yang menjadi agenda penting kedepan lainnya adalah melaksanakan pesta demokrasi Tahun 2024, yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada.

Dimana pelaksanaan pemilu merupakan konsesi setiap penjabat yang diangkat.

“Kita memiliki trauma masa lalu terkait pemilu di Puncak, sehingga pelaksanaan pemilu menjadi tantangan besar kedepannya. Kita akan mencari strategi yang baik tanpa mencederai masyarakat, yakni pemilu bisa berjalan dengan jujur dan adil demokrasi, serta terhindar dari konflik,” tutupnya.

RLS