Legislator Rico Sia Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak Organik di Aimas

IMG 20240125 WA0041

Koreri.com, Sorong – Indonesia dikenal memiliki kekayaan tanaman, baik tanaman pangan, hortikultura, maupun perkebunan, yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak lokal.

Dengan begitu, kemandirian pakan atau swasembada pakan bisa terbangun di Indonesia.

Berkaitan dengan itu, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai NasDem Rico Sia bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak dari Bahan Baku Lokal yang digelar di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong Papua Barat Daya, Rabu (24/1/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk memahami karakteristik, kebutuhan dan kendala yang terjadi di lapangan mengingat dalam produksi usaha ternak, biaya untuk pakan menjadi salah satu faktor utama. Sedangkan ketersediaan pakan alami (rumput) di sejumlah daerah memiliki keterbatasan.

Total peserta pelatihan yang dilibatkan mencapai 150 orang.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Peternakan BRIN, Dr. Wisri Puastuti, S.Pt, M.Si menjelaskan pelatihan yang telah berlangsung ini bertujuan agar para peternak lokal mampu secara mandiri.

Dalam hal ini, mereka mampu mengolah bahan baku lokal menjadi pakan ternak yang sehat dan bergizi.

“Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas peternak menjadi peternak handal yang mampu secara mandiri mengelola bahan baku lokal menjadi pakan berkualitas bagi hewan ternak yang tentunya mampu meningkatkan kualitas daging yang berpengaruh pada nilai dan harga jual hewan nantinya,” tandas Wisri.

IMG20240124141450Sementara secara daring melalui zoom meeting, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Nasdem Rico Sia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak dari Bahan Baku Lokal.

Ia berharap seluruh materi yang disampaikan dan dipraktikkan dapat kembali diimplementasikan dengan baik demi pengembangan dan meningkatkan kualitas peternak handal di Kabupaten Sorong.

“Konsepnya kita menjual ternak itu berdasarkan bobot tubuh ternak. Jadi kalau ternak yang dijual tidak memiliki bobot yang ideal maka otomatis akan sangat berpengaruh pada nilai jual itu sendiri. Nah… agar ideal, bagaimana caranya? Caranya itu salah satunya memberikan pakan yang tepat dengan berbagai kandungan yang dibutuhkan sehingga memicu perkembangan bobot ternak itu sendiri,” sambung Rico Sia.

Melalui kegiatan ini sejumlah peternak dari berbagai kelompok memberikan apresiasi kepada Rico Sia dan berharap kedepannya pelatihan akan terus berlanjut dan semakin berkembang ke seluruh kabupaten Sorong.

“Sehingga dapat dirasakan oleh seluruh peternak,” pungkasnya.

RLS