Koreri.com, Sarmi – Gempa berkekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Papua, pada Kamis (16/10/2025) pukul 14.48 WIT.
Pusat gempa dilaporkan berada di 61 kilometer barat laut Sarmi, dengan guncangan terasa di hampir seluruh distrik di kabupaten tersebut.
Berdasarkan laporan awal, gempa ini menimbulkan sejumlah kerusakan pada bangunan fasilitas umum dan rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Pasca Gempa di Distrik Sarmi satu bangunan ruko di Jalan Kotis, Mararena mengalami kerusakan pada dinding batako, satu ruko di samping SPBU Neidam (rumah makan Masakan Padang) juga rusak pada bagian dinding kiri atas.
Distrik Tor Atas: Bangunan SMP Negeri 1 Tor Atas mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya tembok bagian atas retak, septic tank jebol, serta beberapa bagian tembok lainnya mengalami keretakan.
Distrik Sarmi Selatan: Kantor BKPSDM Sarmi dilaporkan mengalami retakan pada beberapa dinding ruangan dan plafon yang berjatuhan akibat guncangan.
Distrik Sarmi Timur: satu rumah warga di Kampung Mafen Tor roboh sebagian pada bagian dinding.
Distrik Pantai Timur: Satu rumah warga di Kampung Betaf II mengalami kerusakan dengan dinding depan berjatuhan.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka.
BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui instansi terkait terus melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan berkoordinasi dengan BMKG serta BPBD untuk penanganan lanjutan.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan mengimbau warga tetap tenang namun waspada. Data kerusakan akan terus diperbarui,” ujar salah satu pejabat BPBD Sarmi.
TIM






























