Koreri.com, Jayapura – Komisi IV DPR Papua melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Provinsi Papua untuk memastikan program pembangunan infrastruktur transportasi berjalan sesuai rencana dan berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).
Ketua Komisi IV DPR Papua Joni Y. Betaubun menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dishub dan seluruh jajarannya atas kinerja yang telah menunjukkan hasil positif sepanjang tahun 2025.
“Hari ini kami menjalankan fungsi pengawasan dan budgeting DPR Papua. Kami ingin memastikan program pelayanan masyarakat di sektor perhubungan berjalan maksimal dan berpihak pada Orang Asli Papua,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV menyoroti sejumlah proyek strategis yang perlu dipercepat penyelesaiannya sebelum akhir tahun 2025. Di antaranya pembangunan jembatan di Warren, Bandara Botawa di Kabupaten Waropen, serta jembatan Ampimoi dan Wendesi di Kabupaten Yapen.
“Proyek-proyek ini menyentuh langsung kehidupan masyarakat di kampung-kampung. Kami minta Dinas Perhubungan segera menuntaskan pekerjaan yang belum rampung agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat Papua,” tegas Betaubun.
Selain itu, DPR Papua juga memberikan perhatian pada Bandara di Kabupaten Mamberamo Raya, wilayah yang banyak dihuni OAP. Betaubun menekankan pentingnya pelayanan transportasi yang adil dan merata di seluruh daerah, termasuk peningkatan fasilitas dan kenyamanan di Bandara Sentani.
“Pelayanan kepada masyarakat di Mamberamo Raya sangat penting. Kami ingin agar semua infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan orang asli Papua diselesaikan tepat waktu,” tambahnya.
Kunjungan tersebut juga menyoroti pelayanan publik di Bandara Sentani, yang dinilai perlu ditingkatkan agar semua penumpang mendapatkan pelayanan yang maksimal tanpa diskriminasi.
Sementara itu, Plt. Kepala Dishub Papua Sapari, ST, menyampaikan apresiasi kepada DPR Papua yang terus memberikan dukungan dan masukan terhadap program Dishub.
Ia mengungkapkan, dari seluruh kegiatan tahun ini, masih ada beberapa proyek yang belum maksimal, namun pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan semuanya dalam waktu satu setengah bulan ke depan.
“Secara umum program strategis daerah sudah berjalan baik. Beberapa item seperti Bandara Mamberamo Raya dan Pelabuhan Warren akan kami optimalkan agar rampung sebelum pertengahan Desember,” kata Sapari.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan pendukung lainnya, termasuk peningkatan akses jalan dan fasilitas penunjang transportasi, juga terus dikebut agar penyelesaiannya mencapai 100 persen pada minggu kedua Desember 2025.
SAV
























