Tangguh LNG Dukung PLN Pulihkan Listrik di TMB dan Saengga Teluk Bintuni

1000286768 optimized 50

Koreri.com, Teluk Bintuni – Perusahaan minyak asal Inggris, british pertroleum (bp) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan di wilayah operasi tambang.

Kali ini, bp Indonesia bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni dan PT PLN (Persero) berkolaborasi dalam pemanfaatan sementara atas genset cadangan yang merupakan barang milik negara dan saat ini berada di bawah pengelolaan bp untuk operasi Tangguh LNG.

Pemanfaat sementara tersebut akan dilakukan oleh PLN dan telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah untuk mendukung penyediaan listrik darurat di Kampung Tanah Merah Baru (TMB) dan Kampung Saengga.

“Kami memahami bahwa kondisi padamnya pasokan listrik sejak 5 Januari 2026 akibat kerusakan trafo milik PLN telah berdampak besar pada aktivitas masyarakat, fasilitas umum, kegiatan ekonomi setempat dan operasional pompa air bersih yang sangat dibutuhkan warga, terutama di saat bulan Ramadan,” ungkap Becky Unidjaja, VP Communications & External Affairs bp Indonesia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koreri.com, Senin (2/3/2026).

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemanfaatan genset cadangan oleh PLN ini dapat menjadi solusi jangka pendek untuk membantu upaya perusahaan listrik negara tersebut mencapai solusi perbaikan permanen atas trafo dan memulihkan penyediaan listrik kepada masyarakat TMB dan Saengga sesuai kewenangannya.

“Kami memahami sepenuhnya dampak yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman listrik ini. Sejak awal, fokus kami adalah memastikan keselamatan, membantu menjaga kebutuhan dasar warga terutama akses air bersih serta mendukung PLN untuk menemukan solusi darurat yang dapat segera dijalankan,” sambung Becky.

Ia berharap melalui kerja sama yang erat dengan PLN, Pemda dan instansi terkait lainnya, kondisi ini dapat segera tertangani sambil menunggu perbaikan permanen dari PLN.

Sejak awal gangguan terjadi, bp sebagai operator Tangguh LNG telah secara aktif melakukan koordinasi intensif dengan PLN di berbagai tingkatan, Pemda Kabupaten Teluk Bintuni, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

bp juga berupaya menjaga komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat kampung agar perkembangan penanganan dapat dipahami secara jelas dan transparan.

Selain dukungan teknis kepada PLN dan Pemda dengan menyediakan genset cadangan dan peralatan pendukungnya, bp juga telah dan terus melakukan sejumlah langkah konkret untuk masyarakat dalam masa darurat ini, termasuk diantaranya penyediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga operasional pompa air bersih agar penyediaan air bagi masyarakat dapat tetap terjaga selama masa pemadaman.

bp menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar operasi Tangguh LNG.

Dimana tanggung jawab penyediaan dan pemulihan layanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berada sepenuhnya pada PLN sesuai ketentuan yang berlaku.

bp akan terus memantau perkembangan di lapangan dan melanjutkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

RLS