PLN Salurkan Bansos-Resmikan Program Pengajar Binaan di Panti Asuhan Al-Hijrah Sorong

PLN Bansos Panti Asuhan Al Hijrah Sorong
Perwakilan PLN menyerahkan bantuan sembako kepada Yayasan Al-Hijrah yang terdiri dari beras, telur, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan harian 45 santri dan 7 pengasuh / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Jayapura – PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan sosial (bansos) sekaligus meresmikan Program Pengajar Binaan di Yayasan Al-Hijrah Panti Asuhan Putra Putri Muslim Asli Papua yang berlokasi di Kelurahan Malawele, Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (18/6/2026) lalu.

Langkah ini menjadi wujud nyata PLN dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan gizi harian santri di tanah Papua.

Bantuan pangan dan pendampingan pendidikan tersebut menyasar langsung kepada 45 santri dan 7 pengasuh Yayasan Al-Hijrah yang telah berdiri sejak Oktober 2002.

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan yang diserahkan untuk membantu operasional harian panti dan memastikan ketersediaan gizi yang layak.

Selain menyalurkan bantuan sembako, upaya pemberdayaan juga diwujudkan PLN melalui Program Pengajar Binaan dengan menerjunkan para relawan (volunteer) Gencar Sorong Raya untuk mengabdi dan menghadirkan pembelajaran yang edukatif serta berkelanjutan.

Pendampingan ini akan berjalan secara intensif tiga kali seminggu dengan target masa pelaksanaan selama enam bulan ke depan.

Materi pembelajaran dirancang untuk memperkuat fondasi keagamaan santri, yang mencakup ilmu fikih, tajwid, hingga muamalah.

Program ini secara khusus menerapkan metode mencetak calon pendidik (train the trainer).

PLN Bansos Panti Asuhan Al Hijrah Sorong2
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIW Papua dan Papua Barat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan sosial dan peluncuran Program Pengajar Binaan di Yayasan Al-Hijrah Panti Asuhan Putra Putri Muslim Asli Papua, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya / Foto : Humas PLN

Target utamanya adalah membekali para santri dengan keilmuan yang cukup, sehingga ketika program selesai, mereka memiliki kapasitas untuk melanjutkan estafet pengajaran kepada adik-adik di yayasan secara mandiri.

Ketua Pengurus Yayasan Al-Hijrah, Ibu Ahmad (41), menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kepedulian berlapis yang dihadirkan oleh PLN.

“Kami berterima kasih banyak kepada PLN karena sudah memberikan perhatian kepada yayasan kami dalam bentuk bantuan sembako serta pendampingan melalui Program Pengajar Binaan. Semoga melalui program ini, anak-anak di yayasan semakin memperkuat ilmu agama yang nantinya bisa bermanfaat di dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Merespons hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan bahwa sumber dana program ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang disisihkan dari penghasilan para pegawai PLN setiap bulannya.

Program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial yang berfokus pada keberlanjutan.

“Melalui YBM, PLN tidak hanya hadir untuk menerangi Papua dengan keandalan listrik, tetapi juga berupaya menerangi masa depan anak-anak kita melalui pendidikan. Kami berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban yayasan, sementara Program Pengajar Binaan akan menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak SDM yang mandiri dan unggul,” tegas Roberth.

Program ini menjadi komitmen berkelanjutan PT PLN (Persero) untuk terus hadir mendampingi masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada penyediaan akses kelistrikan yang andal, PLN juga berkontribusi aktif dalam mencetak generasi muda Papua yang cerdas, berakhlak mulia, dan mandiri.

RLS