Koreri.com, Jayapura — Bawaslu Papua menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial yang meliputi aksi bersih-bersih lingkungan, donor darah, serta acara puncak Halal Bi Halal.
Kegiatan ini adalah rangkaian peringatan HUT ke 18 Bawaslu dan menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen Bawaslu Papua dalam mengukuhkan demokrasi melalui kepedulian terhadap lingkungan, solidaritas kemanusiaan, dan penguatan nilai-nilai integritas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan melalui patroli sampah yang dilaksanakan di sepanjang Pantai Hamadi hingga kawasan Jembatan Merah, Kota Jayapura, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan jajaran Bawaslu Provinsi Papua serta jajaran di tingkat Kota dan Kabupaten Jayapura, serta Keerom.
Aksi ini menjadi simbol tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang publik sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi. Kepedulian terhadap lingkungan mencerminkan semangat partisipasi, gotong royong, serta komitmen kolektif dalam menjaga ruang demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.
Selain aksi bersih lingkungan, Bawaslu Papua juga melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh jajaran dilingkup internal serta melibatkan pihak eksternal yang merupakan mitra lembaga pengawas pemilu tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026) ini turut dihadiri dan didukung oleh Bawaslu Kota dan Kabupaten Jayapura, serta Keerom.
Donor darah menjadi wujud solidaritas kemanusiaan serta komitmen bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses elektoral, tetapi juga sebagai nilai yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, kepedulian, dan kebersamaan.
Puncak peringatan HUT ke-18 Bawaslu, Kamis (9/4/2026) ditutup dengan kegiatan Halal Bi Halal yang menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat integritas, serta membangun kembali kepercayaan dan kebersamaan antar jajaran.
Kegiatan ini juga dimaknai sebagai refleksi hubungan spiritual yang menjadi landasan moral dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi.
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan refleksi nilai demokrasi yang utuh, yang tidak hanya berorientasi pada pengawasan pemilu, tetapi juga pada penguatan kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan.
“Melalui patroli sampah di kawasan Pantai Hamadi hingga Jembatan Merah, kegiatan donor darah bersama mitra, serta Halal Bi Halal, kami ingin menegaskan bahwa mengukuhkan demokrasi tidak hanya dilakukan melalui pengawasan pemilu,” tegasnya.
Bahkan juga melalui kepedulian terhadap lingkungan, solidaritas kemanusiaan, dan penguatan integritas. Demokrasi yang kuat tumbuh dari kebersamaan dan kepedulian.
Peringatan HUT ke-18 ini menjadi momentum bagi Bawaslu Papua untuk memperkuat sinergi kelembagaan, meningkatkan partisipasi publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
Dengan semangat kebersamaan yang melibatkan Bawaslu di tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta mitra strategis, Bawaslu Papua menegaskan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan berkeadilan.
RLS
























