Kecam Keras Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, YLBH Papua Tengah Tuntut Ini

Yoseph Temorubun 6
Direktur YLBH Papua Tengah Yoseph Temorubun / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah menyampaikan kecaman keras atas insiden penembakan terhadap warga sipil di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan menjadi cerminan belum optimalnya perlindungan negara terhadap masyarakat sipil di wilayah konflik.

Direktur YLBH Papua Tengah, Yoseph Temorubun, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga memperlihatkan eskalasi kekerasan yang kian mengkhawatirkan di Tanah Papua.

“Penembakan terhadap warga sipil merupakan tindakan tidak manusiawi dan brutal. Ini menunjukkan bahwa negara belum hadir secara maksimal dalam melindungi warganya,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Menurut YLBH, konflik bersenjata di Papua terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dengan pola operasi keamanan yang dinilai berlangsung secara senyap dan melibatkan aparat negara. Kondisi ini, lanjut Yoseph, memperbesar risiko jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.

Selain itu, YLBH Papua Tengah juga menyoroti belum adanya langkah penyelesaian konflik yang komprehensif dan berkeadilan. Mereka menilai, lambannya respons pemerintah pusat dalam menangani konflik berpotensi memperpanjang penderitaan masyarakat di wilayah terdampak.

“Jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan konflik bersenjata secara menyeluruh, maka situasi damai di Papua akan sulit terwujud. Korban akan terus berjatuhan, baik dari warga sipil, aparat keamanan, maupun kelompok bersenjata,” tambahnya.

YLBH Papua Tengah mendesak pemerintah, termasuk otoritas di tingkat pusat, untuk segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan kekerasan serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Mereka juga meminta adanya investigasi independen dan transparan guna mengungkap secara tuntas peristiwa penembakan tersebut.

Peristiwa di Tembagapura kembali menjadi pengingat pentingnya pendekatan dialogis dan humanis dalam menyelesaikan konflik di Papua, guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut serta menciptakan stabilitas yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

TIM

Exit mobile version