Koreri.com, Timika – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua, khususnya Orang Asli Papua (OAP), terus diperkuat melalui kolaborasi lintas pemerintah daerah.
Yayasan Pengembangan Talenta Papua (YPTP) di Kabupaten Mimika diusulkan menjadi koperasi binaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah sekaligus pusat Balai Latihan Kerja (BLK) dan sentra UMKM di wilayah tersebut.
Langkah ini mengemuka saat Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika bersama tim Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Papua Tengah meninjau lokasi pembangunan di Jalan Poros Mapurujaya Kilometer 11, Distrik Wania, Timika, Rabu (22/7/2026).
Lahan seluas lebih dari dua hektar milik YPTP yang dipimpin Pastor Didimus Kossay itu dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi pusat pelatihan keterampilan dan penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.
Kepala Dinas Koperasi-UMKM Mimika, Semuel Yogi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Ini momentum yang tepat untuk bersama-sama memberdayakan Orang Asli Papua. Kami mengusulkan YPTP menjadi koperasi binaan provinsi sekaligus pusat pengembangan BLK dan UMKM di Mimika,” ujar Kadis Semuel Yogi dalam keterangannya di Timika, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai pusat pelatihan kerja terpadu, meliputi keterampilan teknis seperti perbengkelan, industri kecil, hingga penguatan kapasitas UMKM.
Program ini diharapkan tidak hanya menyasar pemuda Amungme dan Kamoro, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang di Mimika. 
“Ke depan, tempat ini akan menjadi pusat pengembangan SDM dan ekonomi masyarakat di Papua Tengah, bahkan untuk wilayah Indonesia Timur,” katanya.
Semuel menambahkan, pihaknya akan segera melaporkan hasil peninjauan tersebut kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan tahun mendatang.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, provinsi, pihak swasta, dan lembaga keagamaan, untuk mendukung realisasi program tersebut.
“Harapan kami, pembangunan koperasi, BLK, dan sentra UMKM ini bisa segera terealisasi sehingga masyarakat menjadi tuan di negeri sendiri melalui peningkatan keterampilan dan ekonomi,” ujarnya.
Pengembangan kawasan YPTP ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berbasis komunitas yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Mimika sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua Tengah.
EHO

























