Koreri.com, Timika – Situasi keamanan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, hingga Senin (10/8/2026) siang masih belum kondusif.
Bentrokan antara dua kelompok, yakni kubu Dang dan Newengaleng, masih terjadi dengan aksi saling tarik panah.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, mengatakan bahwa sejak pagi hingga siang hari, kedua kubu masih melakukan aksi saling serang.
Polisi pun terus melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghentikan aksi tersebut.
“Situasi di Kwamki Narama sampai saat ini, dari pagi sampai siang hari, kedua kubu masih saling serang dan melakukan tarik panah,” ujar Iptu Yusak Sawaki.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada rencana kunjungan Kapolda Papua ke Kwamki Narama yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIT.
Pihak kepolisian bersama Kasat Intel, Kepala Distrik Kwamki Narama, serta Kanit 2 Intelkam Polres Mimika telah melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi di lapangan.
“Namun karena kedua kubu masih saling serang, kami melakukan patroli dan mengimbau masyarakat. Tetapi masyarakat tetap melakukan tarik panah dan melakukan perlawanan,” jelasnya.
Setelah mempertimbangkan kondisi keamanan yang dinilai belum memungkinkan, aparat akhirnya memutuskan untuk membatalkan agenda kunjungan Kapolda Papua ke Kwamki Narama yang direncanakan untuk bertemu dengan kedua kubu.
“Jadi kami bersama Kasat Intel, Pak Distrik, dan Kanit 2 Intelkam Polres Mimika melihat situasi tidak memungkinkan. Jadi kami batalkan kunjungan Bapak Kapolda di Kwamki Narama untuk kedua kubu,” kata Yusak.
Pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan dan mencegah situasi semakin memanas.
Aparat keamanan masih terus melakukan patroli serta mengimbau kedua kelompok agar menghentikan aksi saling serang dan menjaga situasi tetap aman.
Hingga Senin siang, situasi di Kwamki Narama masih dalam pemantauan aparat keamanan.
NUEL
























