Koreri.com, Aimas – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan penyegaran organisasi tubuh korps Bhayangkara.
Sejumlah perwira menengah polisi dipromosi dalam jabatan baru termasuk dua Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya (PBD) dan 5 Kapolres jajaran.
Promosi jabatan tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor: KEP/1128/VII/2026 tanggal 30 Juli 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Dalam keputusan tersebut, terjadi pergantian dua jabatan pada PJU Polda PBD.
Pertama, Kombes Pol. Muhammad Erfan, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Dirbinmas Polda PBD mendapat amanah baru sebagai Kabidkum Polda Nusa Tenggara Barat.
Jabatan Direktur Binmas Polda PBD kemudian diamanahkan kepada Kombes Pol. Klintoro Hermawan Mangunwidjojo, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.
Kedua, jabatan Irwasda Polda PBD resmi dijabat Kombes Pol. Rudy Purnomo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.
Sementara untuk 5 jabatan kapolres yang dirotasi yakni Kapolres Sorong Selatan AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K dipromosikan sebagai Wakapolresta Sorong Kota. Ia digantikan AKBP Praja Gandha Wiratama, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolres Tambrauw. 
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda PBD AKBP Edwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H kemudian diberikan tanggungjawab sebagai Kapolres Tambrauw.
Selanjutnya Kapolri mempromosikan AKBP Jems Oktovianus Tegay, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Raja Ampat, mendapat amanah baru sebagai Kapolres Sorong menggantikan AKBP Edwin Parsaoran, S.I.K., M.I.K.
Jabatan Kapolres Raja Ampat yang ditinggalkan AKBP Jems Oktovianus Tegay, S.I.K resmi dijabat AKBP Boma Wedhayanto Purnomo, S.E., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kabagbinops Roops Polda PBD.
Sementara itu, AKBP Jandry Denny Sairlela, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Danden A Satjibom Pasgegana Korbrimob Polri, dipercaya mengisi jabatan Kapolres Maybrat.
Proses pelantikan dan sertijab 2 PJU dan 5 Kapolres di wilayah hukum Polda PBD digelar dalam upacara yang dipimpin Kapolda Brigjen Pol. Audie Latuheru,S.I.K.,M.Han bertempat di aula lantai III Hotel Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (22/8/2026).
Kapolda Brigjen Pol. Audie Latuheru, S.I.K., M.Han meminta para pejabat dan kepala satuan wilayah yang baru dilantik untuk membawa semangat baru dalam menjalankan tugas kepolisian.
Semangat baru harus segera bergerak menjalankan berbagai program yang telah disampaikan, dengan menempatkan pelayanan dan kepuasan masyarakat sebagai prioritas utama. 
“Harapan saya mereka ini lebih segar. Orang-orang baru harusnya semangatnya lebih baru dan menyala,” harapnya kepada wartawan usai memimpin upacara sertijab.
Menurut Brigjen Audie, jajaran Polda PBD harus langsung menerjemahkan berbagai program yang telah disampaikan dalam Commander Wish ke dalam kerja nyata di lapangan.
Ia menekankan pentingnya perubahan pola penilaian kinerja, dari pendekatan yang berorientasi pada pimpinan menjadi pendekatan yang berpusat pada masyarakat atau customer centric review.
“Penilaian terbesar adalah dari masyarakat. Jadi bukan commander centric review, tetapi customer centric review,” ujarnya.
Brigjen Audie mengatakan, pendekatan tersebut berlaku bagi seluruh jajaran, termasuk kepolisian yang berada di wilayah seperti Maybrat dan Tambrauw.
Selain pelayanan, Kapolda juga menaruh perhatian besar terhadap pola komunikasi para pejabat baru dengan masyarakat.
Ia meminta para kapolres dan pejabat kepolisian di daerah membangun komunikasi yang terbuka dan baik dengan seluruh komponen masyarakat.
“Yang pasti komunikasi, komunikasi yang paling utama. Kepada pejabat-pejabat baru, para kapolres baru, saya menekankan untuk melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tegasnya.
Masih menurut eks Kapolres Merauke ini, komunikasi yang efektif dapat menjadi kunci dalam mencegah sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Dengan komunikasi, banyak masalah bisa diselesaikan. Tapi komunikasi yang buruk, banyak masalah kecil menjadi lebih berat,” pungkasnya.
KENN


























