Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong penguatan peran orang tua sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Pembentukan dan Penumbuhan Karakter Keluarga akan Pentingnya Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yang digelar Distrik Agimuga di Hotel Grand Tembaga Timika, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Anak melalui Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dalam Semua Aspek Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.”
Bupati Mimika Johannes Rettob, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot, menegaskan keluarga merupakan lingkungan pertama yang sangat menentukan pembentukan kepribadian dan moral anak.
Menurutnya, keteladanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai toleransi, disiplin, tanggung jawab, integritas, serta penghargaan terhadap perbedaan.
“Orang tua harus menjadi contoh nyata dari nilai-nilai Pancasila, seperti sikap toleran, menghargai perbedaan, serta memiliki sikap bertanggung jawab dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Penerapan nilai Pancasila, kata dia, dapat dimulai dari lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik, pembiasaan disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong anak mengikuti kegiatan positif, termasuk seni, olahraga, dan keagamaan.
Orang tua juga didorong mengenalkan keberagaman budaya dan sejarah bangsa untuk menumbuhkan rasa bangga serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Pemkab Mimika berharap penguatan pendidikan karakter dari keluarga dapat membentuk generasi yang religius, berakhlak, toleran, peduli terhadap sesama, dan mampu menjalankan perannya sebagai warga negara sesuai nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ananias Faot dan diikuti Kepala Distrik Agimuga Aryanus Katagame, jajaran OPD, narasumber dari Kesbangpol Mimika, serta masyarakat Distrik Agimuga.
Materi kegiatan difokuskan pada penguatan peran orang tua dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam keluarga serta penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
TIM


























