Koreri.com, Sentani – Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw bersama tim Posko The Spirit Of Papua kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak pandemi Corona.
Kali ini, bantuan tersebut disalurkan kepada Gereja Nazaren Aletheia Sentani, Kabupaten Jayapura.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan berupa 5 karung sagu dan 77 Paket bahan makanan terdiri dari Beras 10 Kg, Mie Selera pedas 1 karton, Telur 10 butir, Sagu 4 Karung ukuran 25 Kg, Kopi 2 Bungkus, Susu 1 kaleng, Minyak goreng Kemasan 1 liter, Gula 1 kg, Teh Pack, Sabun Mandi dan Sabun Cuci piring.
Kapolda mengatakan bahwa bekerja tanpa uang tapi dengan niat yang baik semua orang bisa hadir untuk membantu sesamanya.
“Saya ada bawa sagu ini semua adalah bantuan yang kami salurkan kepada masyarakat, dua hari lalu kami ke panti asuhan dan hari ini khusus kita fokus ke gereja-gereja di Sentani,” ungkapnya di Jayapura, Minggu (17/5/2020).
“Beda bencana alam dan non alam adalah kalau bencana alam terjadi duluan kalau non alam kita duluan yang turun. Hari ini kami membawa sebanyak 157 paket sembako dan di gereja Kristen Nazarene (GKN) Aletheia,” sambung Kapolda.
Dijelaskan, sampai saat ini untuk bantuan yang disalurkan sudah mendekati angka 3000 paket sembako itu merupakan bantuan dan donasi dari seluruh warga dan juga manajemen dari berbagai pengusahan.
Juga anak-anak Tuhan yang telah sukses baik yang ada di Kota Jayapura maupun Papua pada umumnya di Jakarta dan beberapa wilayah lain.
“Saya pikir ini sesuatu yang harus disyukuri, atas dukungan dan donasi untuk membantu menyalurkan berkat ini ke sesama kita di Tanah Papua. Kami akan terus siapkan tenaga kita sebanyak 31 anggota kita di Tim Posko Spirit Of Papua untuk melanjutkan bantuan tersebut kepada masyarakat,” tandasnya.
Ketua Posko The Spirit Of Papua, Samuel Tabuni, mengatakan bahwa grup ini ada karena Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih.
Hal ini terjadi karena Tuhan dan Spirit Of Papua ini pertama lahir tahun 2016 lalu dimana terbangun dari perbedaan-perbedaan pandangan dan mulai terbentuk dan kini anggotanya pun terdiri dari pejabat-pejabat yang ada di tanah hingga keluar negeri.
“Kita memang berbeda pandangan tapi kita butuh air dan makan dengan adanya wabah Covid ini, pak Kapolda bikin posko dan hingga hari ini berkat terus melimpah dan bantuan ini kita tujukan kepada orang-orang yang betul-betul membutuhkan. Ini berkat sedikit jangan lihat nilainya tapi ada iman dan kasih didalamnya,” tandasnya.
Staf Ahli Kepresidenan RI, Laus Rumayom mengatakan bahwa ada 3 zona yaitu merah, kuning dan hijau tapi di Papua masih di zona hijau dan kedepan Pemerintah akan menetapkan karantina terbatas.
“Saya mohon dukungan dari bapak, ibu semua dan hari ini saya lihat sosok kepemimpinan di Kapolda Paulus Waterpauw. Oleh sebab itu atas nama saya pribadi dan Spirit Of Papua selain memberikan bantuan saya juga minta doa kepada bapak dan ibu,” pintanya.
Menurut Laus, dampak Covid -19 semua pihak dituntut untuk saling tolong-menolong, membantu dan melayani serta bekerjasama tanpa membedakan ras dan agama.
“Atas nama Kantor Staf Kepresidenan, saya minta tolong didoakan karena kedepan yang akan kita hadapi adalah masalah krisis bantuan sehingga ini semua akan segera teratasi agar kita bisa mendorong untuk yang lebih bisa bantu yang kurang,” pungkasnya.
VER































