Koreri.com, Merauke – Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan di Lapangan Mandala, Merauke pada Selasa (4/3/2025), Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa menyampaikan pesan penting kepada masyarakatnya.
Di hadapan rakyat yang berkumpul untuk merayakan pesta demokrasi, ia menegaskan bahwa kepemimpinan di Papua Selatan harus berjalan dengan netralitas, profesionalisme, dan tanpa dendam masa lalu.
“Lima tahun ke depan, kita akan menata Papua Selatan dengan menempatkan pegawai sesuai profesionalitas mereka. Tidak ada balas dendam, tidak ada balas jasa. Kita harus bersinergi dan bergandeng tangan dalam kebersamaan. Persatuan adalah kunci pembangunan, karena di situlah dinamika pelayanan bagi masyarakat, terutama mereka yang masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Namun, di balik semangat membangun, tantangan besar juga menghadang.

“Karena efisiensi ini, kami belum tahu pasti program mana yang harus ditunda atau dipangkas. Masyarakat perlu tahu bahwa belum banyak yang bisa dilakukan oleh Pemprov Papua Selatan saat ini. Oleh karena itu, kami mohon beri kami waktu dan ruang untuk menyesuaikan dengan kebijakan pusat,” kata Imadawa.
Ia juga menegaskan bahwa peran pemerintah daerah adalah membantu memastikan kebijakan pusat bisa diimplementasikan hingga ke pelosok Papua Selatan.
“Kami hanya membantu kebijakan pusat dan memastikan semua program itu sampai ke kabupaten, kota, distrik, dan kampung-kampung,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Pemprov Papua Selatan akan memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengevaluasi pos-pos anggaran yang terdampak.
Hasilnya akan disampaikan secara transparan kepada masyarakat agar semua pihak memahami situasi keuangan daerah.
NKTan























