Koreri.com,Sorong– Menindaklanjuti peristiwa pembakaran mahkota Cenderawasih beberapa waktu lalu di Jayapura, Provinsi Papua, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Forum perkumpulan lintas suku asli papua Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan PBD dan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Maluku Papua menggelar deklarasi damai.
Deklarasi damai yang diawali dengan pertemuan bersama itu berlangsung di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat Daya, Selasa (28/10/ 2025).
Dalam pertemuan tersebut disepakati 6 point untuk selanjutnya dideklarasikan bersama yaitu,
1. Menyikapi situasi yang berkembang saat ini dalam masyarakat adat di Provinsi Papua Barat Daya terkait pembakaran mahkota Cenderawasih di Jayapura maka kami menghimbau untuk sama-sama menjaga kondisi yang kondusif di Provinsi Papua Barat Daya.
2. Permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya atas pembakaran mahkota burung Cenderawasih yang terjadi di Jayapura Provinsi Papua.
3. Menghimbau kepada seluruh masyarakat baik orang asli papua (OAP) dan non orang asli papua (Non OAP) tidak terprovokasi dengan situasi yang terjadi di Provinsi Papua.
4. Menjunjung tinggi harkat, martabat dan adat istiadat serta budaya orang asli papua di Provinsi Papua Barat Daya.
5. Berkoordinasi dan berkomunikasi lebih intensif dalam pelestarian sumber daya alam serta tumbuhan da satwa liar.
6. kami mendorong terbentuknya peraturan daerah khusus untuk memastikan kelestarian keanekaragaman hayati di Provinsi Papua Barat Daya dan berkomitmen menjaga kelestarian sumber daya alam dan keanekaragaman hayati di tanah Papua.
Deklarasi bersama ini ditandangani Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat Daya Genman S. Hasibuan, Dinas LHKP PBD Donny N. Bosawer, Balai Penegakan hukum kehutanan Wilayah Maluku dan Papua Andrianus Mossa, Ketua Forum Pekumpulan Lintas Suku Asli Papua Provinsi Papua Barat Daya Buce Ijie dan Ketua Pokja Perempuan MRP PBD Dorce Kambu.
Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat Daya Genman S. Hasibuan menghimbau kepada masyarakat tidak terprovokasi dengan kejadian pembakaran mahkota Cenderawasih di Jayapura.
“Kondisi yang sudah kondusif di Papua Barat Daya tetap terjaga dan terjamin oleh semua pihak,” harap Hasibuan.
Sementara itu ketua forum perkumpulan lintas suku OAP Provinsi Papua Barat Daya Buce Ijie menegaskan bahwa deklarasi yang sudah disepakati bersama dapat diikuti semua masyarakat.
Sehingga peristiwa yang sudah terjadi di Jayapura tidak merembes sampai ke Papua Barat Daya, “Biarlah peristiwa itu menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ujarnya.
Ketua Pokja Perempuan MRP Provinsi Papua Barat Daya Dorce Kambu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas dan tidak terprovokasi dengan hal hal yang terjadi.
“Mari kita menjadi kelestarian alam yang ada di Provinsi Papua Barat Daya,” pesannya
RED




























