Alumni Kota Studi Manokwari PBD Harap Kolaborasi Bersama Hijaukan Tanah Papua

Alumni Studi Kota Manokwari PBD Tanam1000Pohon
Perwakilan Alumni Kota Studi Manokwari yang juga Wakil Ketua III DPRP PBD Terpilih Maria Jitmau saat aksi tanam 1000 pohon / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Badan Pekerja AM Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua melaksanakan program sejuta pohon untuk menghijaukan Bumi Cenderawasih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 171 Injil Masuk di Tanah Papua direspon positif alumni Kota Studi Manokwari, Provinsi Papua Barat Daya (PBD).

Mendukung program sejuta pohon tersebut, alumni Kota Studi Manokwari PBD melaksanakan aksi gerakan tanam seribu pohon berkolaborasi bersama Pemerintah provinsi dan Kota Sorong.

Aksi gerakan tanam seribu pohon ini berlangsung secara simbolis di Pelabuhan Usaha Mina, lokasi pendaratan Injil di Tanah Malamoi, Kota Sorong, Rabu (4/2/2026).

Salah satu alumni Kota Studi Manokwari yang juga anggota Kelompok Khusus DPRP PBD Maria Jitmau berharap kegiatan ini dapat hijaukan Tanah Papua.

“Saya mengapresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman dan kakak-kakak yang telah menginisiasi terbentuknya perkumpulan ini. Selama ini, kami alumni Kota Studi Manokwari tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya. Melalui momentum hari ini, kita dapat berkumpul bersama dalam satu kegiatan yang menurut saya sangat luar biasa,” ucap Wakil Ketua III DPRP PBD terpilih saat melakukan penanaman pohon di tugu pendaratan injil.

Kegiatan ini lanjutnya, bukan hanya sebagai ajang silaturahmi tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap program Sinode GKI di Tanah Papua.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga merupakan wujud kepedulian sebagai masyarakat adat Papua terhadap lingkungan, khususnya melalui penanaman kembali pohon-pohon yang sebelumnya rusak akibat terendam air, kebakaran, dan berbagai faktor lainnya.

“Puji Tuhan, pada hari ini telah diserahkan sebanyak 500 pohon kepada Sinode GKI di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya, untuk dilakukan penanaman kembali. Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.

Kedepan lanjut wakil rakyat itu berharap, kegiatan tidak hanya akan terlibat dalam kegiatan penanaman pohon, tetapi juga dalam berbagai kegiatan lainnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan berjalan bersama, baik dengan pemerintah maupun dengan alumni dari kota studi lainnya.

“Kegiatan seperti ini tidak dipandang sebagai bentuk persaingan antar alumni melainkan sebagai wujud kebersamaan. Kita perlu terus bergandengan tangan, berjalan bersama, dan saling mendukung demi kepentingan masyarakat dan masa depan Tanah Papua,” tuturnya.

KENN